Buntut Polemik Pilhut, Warga Pinaesaan Segel Kantor Camat Tompaso Barat


Tompaso, ME

Penyelenggaraan pemilihan hukum tua (pilhut) serentak di wilayah Minahasa yang dijadwalkan 26 Juli mendatang mulai dihiasi beragam polemik. Teranyar, puluhan warga desa Pinaesaan Kecamatan Tompaso Barat menggelar aksi protes, Rabu (13/7) kemarin. Mereka menyegel kantor camat Tompaso Barat.


Kekesalan warga dipicu keputusan panitia pilhut yang menganulir pencalonan James Bruri Singal dan Sendra Lumintang. Keputusan itu dinilai tidak adil.


"Panitia harus mempertanggung jawabkan keputusan ini secara transparan, kenapa bakal calon yang lengkap berkas tidak diloloskan? Ada apa ini?" ketus Hendra Mewengkang, salah satu warga yang ikut dalam aksi demo tersebut.


Kekesalan warga bertambah lantaran pihak panitia, pemerintah desa, dan BPD Pinaesaan tak kunjung melayani aspirasi mereka. "Memang ini panitia (pilhut, red) kurang ba sambunyi trus. Bagitu le pemerintah desa nda datang-datang. BPD juga so kase biar tu masyarakat. Kemungkinan dorang samua so bersatu untuk anulir ini dua bakal calon," sembur sejumlah warga demonstran.


Dalam aksinya, warga menyegel gerbang utama kantor camat Tompaso. Mereka juga memampang sejumlah poster bertuliskan aneka protes terhadap panitia pilhut. Warga menuntut pembatalan pilhut jika kedua bakal calon tersebut tak diloloskan. (fista tulungen)



Sponsors

Sponsors