Wenas Paksakan Agenda PAW, 18 Aleg Pilih Walk Out
Bitung, ME
Penyebab utama diurungkannya Paripurna Laporan Pertanggung Jawaban APBD 2015 oleh Walikota Bitung adalah tidak sinkronnya agenda persidangan dimaksud. Sidang yang dipimpin Ketua DPRD Kota Bitung, Laurensius Supit, awalnya berjalan dengan tenang sebagaimana yang sudah direncanakan. Namun, saat Anggota Komisi A asal Faraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem), Alexander Vouke Wenas, mengusulkan agar surat usulan PAW terhadap Antonius Supit (NasDem) agar segera dibacakan, ditentang oleh Supit, karena tidak sesuai dengan agenda yang ditetapkan.
Bukan saja Supit, tapi ternyata 17 anggota legislasi lainnya menyatakan setuju dengan pendapat pimpinan DPRD itu. Bahkan mereka juga menyuarakan agar agenda PAW ini tidak dicantumkan dalam agenda paripurna pertanggung jawaban APBD 2015 pada Kamis (30/6) dini hari itu.
Tak pelak, terjadi adu argumen dan silang pendapat antara Supit yang akrab disapa Ko Jeff itu dengan Wenas yang akrab disapa Nyong. Panasnya agenda sidang dini hari itu, disakskan bukan saja oleh tim anggaran pihak eksekutif, tetapi juga oleh seluruh pegawai Sekretariat DPRD. Atas kondisi yang rusuh ini, rapat kemudian di skors.
Saat rapat diskors, nampak Walikota Bitung, Maximillian Jonas Lomban,SE, M.Si, masih tetap setia menanti negosiasi antara Pimpinan Dewan. Rapat tertutup Pimpinan Dewan ternyata 18 Aleg menyatakan rapat tersebut tidak bisa dilanjutkan. Menanggapi ini, Lomban pun menyatakan sakit hatinya, karena inkonsistensi para legislator. Lomban sendiri memberikan aspresiasi kepada 12 aleg yang masih bertahan sampai rapat diskors oleh Wakil Ketua DPRD Kota Bitung dari PDI-P, Jerry Lengkong.
Insiden yang merupakan dinamika dari lembaga presentasi rakyat itu, ternyata menimbulkan efek bagi Ko Jeff. Karena ia mengalami gangguan pada dadanya, yang akhirnya dilarikan ke dokter untuk mendapatkan perawatan. Saat bersamaan, Sekwan Yoke Senduk,SH,MH, seketika terkapar di tempat duduknya dan beruntung berhasil ditenangkan oleh pegawai dan sebagian legislator.
Berikut 18 Aleg yang memilih Walk Out antara lain :
PKPI :
1. Nabsar Badoa, S.Pi, M.Si
2. Suparman Boy Gumolung
3. Greyti Mandey
4. Stanly Pangalila, S.Th
5. Martje Treysia Olga Rantung (Meteor)
6. Laurensius Supit
Hanura :
7. Syam Panai
8. Vonny Sigar
Golkar :
9. Luther Lorameng
10. Erwin Wurangian,SH
Gerindra :
11. Dewi Suawa
12. Jhon Hamber
13. Drs Jantje Lambey
14. Rudolf Wantah
PPP :
15. Zulkarnain, S.Sos
Nasdem :
16. Anthonius Supit
Demokrat :
17. Yulita Takalamingan
18. Habryanto Ahmad
Sedangkan 12 aleg yang bertahan hingga usai rapat antara lain:
PDIP :
1. Victor Tatanude,SH
2. Robby Lahamendu
3. Rafika Papente
4. Jerry Joel Lengkong
Nasdem :
5. Alexander Vouke Wenas
6. Keegen Matindas Kojoh
7. Yulitje Maringka
Demokrat :
8. Ronny Boham
9. Frangky Julianto,ST
PKB :
10. Tonny Yunus
Golkar :
11. Femmy Lumatauw
PAN :
12. Syaifudin Ila.
Informasi yang berhasil dirangkum dari tubuh Sekretariat DPRD, rapat dimaksud juga masih dinyatakan pending hingga batas waktu yang tidak ditentukan. (keket)



































