Pemkot Gelar Peningkatan Kesehatan Kadarzi


Tomohon, ME

Mewujudkan perilaku keluarga sadar gizi (Kadarzi), perlu didukung dengan aspek keluarga, masyarakat, pelayanan kesehatan dan pemerintah. Wali Kota Tomohon, Jimmy  F EmanSE Akmenguraikan, setiap keluarga perlu disuport dengan keterampilan dan pemahaman terhadap kepercayaan pada nilai norma yang berlaku. Di aspek masyarakat, perlu diperhatikan dukungan stakeholders, seperti tokoh agama dan masyarakat, LSM, Ormas, mediamassa, swasta, legislatif dan eksekutif.

"Aspek kesehatan mencakup pelayanan preventif. Aspek pemerintahan, adanya kebijakan di bidang kesehatan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon, yang pelaksanaannya tepat sasaran. Tentunya melalui program yang dapat dipertanggungjawabkan," jelas Eman saat membuka kegiatan pemberdayaan masyarakat untuk mencapai Kadarzi.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan dan Sosial Kota Tomohon, dr Deestje Liuw M Biomed melaporkan, kegiatan dilaksanakan untuk terbentuknya Kadarzi melalui proses pendampingan. "Caranya, membawa balita ke posyandu secara teratur, mengecek kesehatan, memberi asi saja sampai bayi berusia 6 bulan. Juga mengonsumsi aneka ragam makanan bergizi, menggunakan garam beryodium serta minum suplemen gizi balita, ibu hamil dan nifas sesuai anjuran," urai Liuw di Wale Syalom Kolongan Tomohon Selatan. (hendra mokrowu) 



Sponsors

Sponsors