Dinas PU Dinilai Lemah Dalam Pengawasan Pekerjaan Proyek


Bitung, ME

Pekerjaan Proyek APBD DAK (Transdes) Tahun 2016 untuk pengerjaan jalan di wilayah Karondoran, dinilai sangat amburadul oleh sejumlah warga. Jalan yang dikerjakan dengan anggaran Rp 270 juta, yang berlokasi di sekitaran hutan itu dianggap belum layak dilalui kendaraan.

Diketahui, waktu pelaksanaan jalan tersebut hanya 120 hari. “Terhitung sejak 25 Februari 2016. Waktu dikerjakan, nyaris melewati waktu pekerjaan. Ditambah lagi hasil pekerjaan jalan sangat tidak memuaskan. Kalau sekadar jalan roda mungkin layak,” ungkap sejumlah warga di Karondoran yang masih enggan namanya ditulis.


Warga yang diwawancarai pun meminta pihak Kejaksaan Negeri Bitung mengawal pekerjaan jalan itu. “Kami meminta aparat Kejaksaan langsung melihat hasil CV Ticoalu Enginering,"pinta para warga.


"Dan kami meminta CV yang dimaksud agar bertanggungjawab terhadap pekerjaanya. Dinas PU (Pekerjaan Umum) juga lemah dalam pengawasan proyek-proyek yang dikerjakan oleh  kontraktor," tegas sejumlah warga di sekitaran hutan tersebut.


Sementara, pihak CV Ticoalu Enginering Jacky Ticoalu, ketika dikonfirmasi via telepon beralasan, waktu pekerjaan jalan belum selesai. “Lagi pula anggaran untuk pengerjaan jalan belum 100 persen dicairkan pemerintah. Namun hari Senin pekan depan saya yakin jalan tersebut sudah selesai diaspal,” terang Ticoalu (tim me)



Sponsors

Sponsors