Sompotan: Laiknya Koin, Wasit dan Pengawas Tak Bisa 'Dicerai'


Tomohon, ME

Apresiasi dan dukungan patut penuh diberikan kepada peserta kursus wasit dan pengawas pertandingan sepak bola. Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Tomohon, Syerly Adelyn Sompotan ketika mewakili Wali Kota Tomohon menghadiri kegiatan yang diselenggarakan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sulawesi Utara (Sulut), Senin (20/6).

“Kursus ini sangat bermanfaat untuk pengembangan bidang olahraga. Ini merupakan bagian dari proses pembangunan keolahragaan di Sulut,” kata Sompotan saat membuka kegiatan di Lokon Hotel School Kakaskasen 1.

"Wasit dan pengawas pertandingan itu, ibarat dua sisi uang koin yang tidak bisa dipisahkan. Pertandingan tanpa wasit adalah sia-sia," semburnya.

Lanjutnya, sebelum dimulainya sebuah perlombaan, wasit harus menunggu komando dari pengawas pertandingan. Untuk memimpin di arena lapangan hijau dibutuhkan profesionalitas yang tinggi dari seorang wasit dan pengawas pertandingan.

Selaku pemerintah, dirinya berharap, seluruh peserta dapat mengikuti kursus secara baik dengan memperhatikan materi yang diberikan narasumber. Di kesempatan ini, Sompotan didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, dr Olga Karinda MKes, Camat Tomohon Utara, Aneke Tuegeh SE dan Lurah Kakaskasen 1, Agustinus Rumondor.

Diketahui, turut hadir Eksekutif Komite ASPROV PSSI Sulut, Tony Ponongoa Ama Pd, Sekretaris ASPROV PSSI Sulut,  Archie Kalonio, Instruktur Pengawas Pertandingan PSSI, Jefry Talumepa, Instruktur Wasit PSSI, Jantje Papona dan Adam, (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors