Terlunta di DPRD Bitung, Dekab Gorontalo Utara Kecewa

Minus Sekwan, Hanya Dilayani PNS


Bitung, ME

Berlomba-lomba melakukan perjalanan dinas ke luar daerah. Ini yang sementara menjadi trend di DPRD Kota Bitung. Pasalnya, saat disambangi DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, Kamis (16/6) pukul 13.00 Wita, tak satu pun anggota legislatif kota cakalang yang berada di tempat. Alhasil, kedatangan Dekab Gorontalo Utara pun menjadi sia-sia.

 

Informasi yang dihimpun wartawan, sebagian besar anggota DPRD Kota Bitung sementara mengadakan tour ke sejumlah daerah tanpa alasan jelas, alias hanya bersaing mendapatkan kelebihan dana perjalanan dinas.

 

Dalam kekecewaannya atas bentuk sambutan legislator Bitung itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, Djafar Ismail, mengaku merasa tidak dihargai, ketika mendatangi kantor DPRD Bitung dan tidak menemukan satupun anggota. ”Padahal, tujuan kunjungan kerja kami yakni mengetahui sejauh mana tingkat pengawasan terhadap semua bantuan perikanan baik dibiayai oleh APBD maupun APBN,” sesalnya.

 

Menurutnya, Kota Bitung memiliki potensi perikanan yang luar biasa di Indonesia, sehingga sangat layak untuk dijadikan sebagai lokasi banding tentang bantuan perikanan ataupun kebijakan Pemerintah Daerah dalam mengembangkan industri perikanan.

 

Walau hanya dilayani oleh PNS Sekretariat DPRD (Setwan) Kota Bitung, Ketua Komisi II Dekab Gorontalo Utara, Dedi Dunggio, merasa cukup berkesan saat diterima oleh Kabag Keuangan Setwan, Jean Paendong dan Kabag Humas Setwan, Donal Manangsal. Terlebih, pihaknya diberikan penjelasan tentang sistem pertanggungjawaban keuangan masa reses.

 

Menurut Paendong, agenda reses DPRD Kota (Dekot) Bitung dilakukan secara perseorangan dan biaya pengeluaran keuangan dipercayakan kepada pihak ketiga sesuai petunjuk BPK. (keket)

Terlunta di DPRD Bitung, Dekab Gorontalo Utara Kecewa//Judul
Minus Sekwan, Hanya Dilayani PNS//Subjudul

BITUNG, ME - Berlomba-lomba melakukan perjalanan dinas ke luar daerah. Ini yang sementara menjadi trend di DPRD Kota Bitung. Pasalnya, saat disambangi DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, Kamis (16/6) pukul 13.00 Wita, tak satu pun anggota legislatif kota cakalang yang berada di tempat. Alhasil, kedatangan Dekab Gorontalo Utara pun menjadi sia-sia.

Informasi yang dihimpun wartawan, sebagian besar anggota DPRD Kota Bitung sementara mengadakan tour ke sejumlah daerah tanpa alasan jelas, alias hanya bersaing mendapatkan kelebihan dana perjalanan dinas.

Dalam kekecewaannya atas bentuk sambutan legislator Bitung itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, Djafar Ismail, mengaku merasa tidak dihargai, ketika mendatangi kantor DPRD Bitung dan tidak menemukan satupun anggota. ”Padahal, tujuan kunjungan kerja kami yakni mengetahui sejauh mana tingkat pengawasan terhadap semua bantuan perikanan baik dibiayai oleh APBD maupun APBN,” sesalnya.

Menurutnya, Kota Bitung memiliki potensi perikanan yang luar biasa di Indonesia, sehingga sangat layak untuk dijadikan sebagai lokasi banding tentang bantuan perikanan ataupun kebijakan Pemerintah Daerah dalam mengembangkan industri perikanan.

Walau hanya dilayani oleh PNS Sekretariat DPRD (Setwan) Kota Bitung, Ketua Komisi II Dekab Gorontalo Utara, Dedi Dunggio, merasa cukup berkesan saat diterima oleh Kabag Keuangan Setwan, Jean Paendong dan Kabag Humas Setwan, Donal Manangsal. Terlebih, pihaknya diberikan penjelasan tentang sistem pertanggungjawaban keuangan masa reses.

Menurut Paendong, agenda reses DPRD Kota (Dekot) Bitung dilakukan secara perseorangan dan biaya pengeluaran keuangan dipercayakan kepada pihak ketiga sesuai petunjuk BPK. (keket)



Sponsors

Sponsors