IRT Mengeluh, Harga Ikan Laut Di Minsel Melambung Tinggi


Amurang, ME

Sudah sebulan lebih harga berbagai jenis ikan laut di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mengalami kenaikan. Naiknya harga ikan ini membuat sejumlah ibu rumah tangga (IRT) mengeluh.

"Ikan Malalugis sekarang satu tampa Rp40.000 delapan ekor, begitu juga ikan Tude Rp50.000. Biasanya hanya Rp20.000," ungkap Desty, warga Kelurahan Bitung, Kecamatan Amurang, Senin (13/6)

Kenaikan harga ini memang  membuat dia kewalahan karena setiap minggu harus mengeluarkan biaya ekstra untuk memenuhi kebutuhan membeli ikan laut.

"Ya terpaksa harus atur strategi dalam berbelanja. Saat ini untuk membeli ikan laut sedikit dibatasi," jelasnya.

Olla ibu rumah tangga lainnya juga mengatakan hal yang sama. Menurut dia kenaikan harga ini sudah terjadi sejak sebulan yang lalu.

"Harga ikan cakalang sekarang Rp25.000 per kilogram (kg) sebelum naik Rp 20.000," ucapnya.

Selfie, salah satu pedagang ikan mengatakan, kenaikan harga ini juga sebabkan pasokan ikan berkurang karena pengaruh cuaca disamping itu banyak nelayan yang jarang melaut.


"Harga ikan sudah mulai naik sejak beberapa bulan lalu. Memang kenaikan harga ini membuat pembeli mengeluh. Tapi mau bagaimana lagi, kami juga beli dari nelayan mahal," ujar Selfie.


Dia menjelaskan, harga ikan malalugis untuk satu keranjang saat ini Rp800.000 biasanya hanya Rp500.000. Begitu juga ikan deho Rp600.000 dari sebelumnya hanya Rp400.000. Namun dari semua jenis ikan laut, harga ikan tude melambung tinggi.


"Kalau harga tude lebih mahal lagi. Satu keranjang dijual Rp2 juta dari harga normal Rp1.5 juta," paparnya.


Meski harga ikan yang terus naik namun dia mengaku dagangannya tetap dibeli pelanggan.

"Ikan itu kebutuhan sehingga tetap dibeli. Hanya saja para konsumen mengurangi jumlah ikan yang dibeli setengah harga. Biasanya untuk ikan tude dibeli harga Rp25.000 untuk empat ekor," tukasnya. (jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors