Kejari Targetkan 'Bidik' Sekolah di Kota Tomohon


Tomohon, ME

Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon menargetkan 'bidik' seluruh sekolah di Kota Bunga. Pasalnya, lembaga yang memiliki kekuasaan menuntut perkara ini akan menyambangi Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Pendidikan. Kepala Seksi (Kasi) Intelejen (Intel) Kejari Tomohon, Wilke Rabeta SH mengungkapkan, hal ini dalam rangka penyuluhan hukum.

"Semua sekolahan yang ada di Kota Tomohon pasti mendapat giliran dalam penyuluhan hukum. Pelaksanaan di tahun ini akan dilakukan secara random," ungkap Rabeta di ruang kerjanya.

Kasi Intel Kejari Tomohon menuturkan, penyuluhan ini merupakan rangkaian kegiatan daripada program Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Materi yang disampaikan, soal kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba dan korupsi.

"Penyuluhan dan panduan hukum ini sangat penting bagi anak siswa. Ini upaya preventif kami dari Kejaksaan untuk meminimalisir tindakan pelanggaran hukum yang dimulai dari anak sekolah," tutur Rabeta saat disambangi manadoexpress.co, Kamis (9/6).

Ditambahkannya, sebagai tulang punggung pembangunan dan masa depan bangsa, para siswa harus dibekali pemahaman hukum yang benar. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat positif. Kata Dia, pembentukan moralitas generasi penerus merupakan tanggung jawab semua pihak. Sementara, Kejari mengambil bagiannya, yakni dengan penyuluhan hukum.

"Para siswa dapat terhindar dari kebiasaan buruk yang bisa saja mengganggu kehidupan mereka sebagai generasi muda. Di sini, mereka diingatkan agar menjauhi segala tindakan yang menjurus ke kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba. Ini tentu agar para siswa kelak di masa mendatang tidak tersangkut dengan persoalan hukum" imbuhnya.

Diketahui, kegiatan ini sudah dilaksanakan di SMA Kristen Binsus, SMP Negeri 1 dan SMP Katolik Gonzaga Tomohon. Dalam kegiatan penyuluhan hukum ini, tim dari Kejari Tomohon didampingi oleh Duta Adhyaksa. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors