Foto: James Sumendap-Ronald Kandoli.(Foto: Ist)
Kemesraan Sumendap-Kandoli Diusik
Figur Tandingan Bermunculan
Ratahan, ME
Genderang Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Minahasa Tenggara (Mitra) mulai ditabuh. Intrik politik mulai dimainkan. Posisi pendamping James Sumendap jadi incaran. Paling anyar, terendus adanya upaya untuk menggulingkan posisi Ronald Kandoli dalam Pilkada 2018 mendatang.
Buktinya, keharmonisan pasangan pemenang Pilkada 2013 ini terus diusik dengan maraknya isu yang beredar bahwa kedua figur usungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini bakal pisah jalan di Pilkada 2018. Hadirnya sejumlah figur tandingan pendamping Sumendap semakin memperkuat dugaan itu.
Sejumlah nama yang digadang untuk mendampingi Sumendap di antaranya Sekretaris DPC PDIP Mitra, Semuel Montolalu (Selalu Merakyat). Oleh sebagian kalangan, Sem, sapaan akrabnya, disebut bakal jadi 'kuda hitam'dalam perebutan posisi papan dua PDIP nanti.
Selanjutnya ada nama Vocke Ompi (VictOry), legislator Dekab Mitra yang dikenal vokal. Bahkan ada juga tokoh di luar PDIP yang ikut diisukan untuk disandingkan dengan Sumendap, seperti Wakil Ketua Dekab Mitra yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar (PG) Mitra, Tonny Hendrik Lasut (Tetap Harus Lanjutkan).
Di sisi lain, Wakil Bupati Mitra Ronald Kandoli, juga diisukan sudah menjalin komunikasi dengan beberapa tokoh politik. Bahkan pengusaha berhasil yang siap bersanding untuk 'melawan' sososk yang didampinginya, tak lain Bupati Mitra Jems Sumendap.
Padahal di setiap kesempatan, baik acara resmi maupun tidak resmi, Sumendap maupun Kandoli selalu menyatakan bahwa keduanya tidak terpisahkan.
Baik Sumendap maupun Kandoli saat dikonfirmasi secara terpisah, keduanya sama-sama menyatakan bahwa mereka masih mau untuk melanjutkan sisa masa periode pemerintahan hingga tahun 2018 nanti.
"Kami dipilih oleh rakyat untuk melayani rakyat dan sampai masa tugas nanti akan terus bersama mengakhiri masa tugas sebagai Bupati dan wakil Bupati Mitra pilihan rakyat," ujar Sumendap dan Kandoli secara terpisah. (tim me)



































