Diwarnai Walk Out DPD I, Musda KNPI Minsel Ditunda


Amurang, ME

Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ke IV Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) diwarnai aksi walk out oleh pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Provinsi Sulut.

Alhasil Musda yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Lewet, Kecamatan Amurang, Sabtu (4/6) dengan agenda pemilihan ketua harus diskors dan akan dilanjutkan pada Senin 6 Juni.


Hansye Mintalangi, Michael Waworuntu dan Johan Egeten sebagai pimpinan sidang tidak mengindahkan interupsi yang diminta DPD I terkait roll call Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang terdaftar disinyalir fiktif. Selain itu persiapan Musda dinilai kurang karena tidak melalui tahapan sesuai Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga  (AD/ART) dan peraturan organisasi (PO).

Informasi yang berkembang, semua hal mengenai tahapan penjaringan dan pendaftaran bakal calon terkesan sengaja ditutupi, begitu juga tempat pelaksanaan Musda ada unsur kesengajaan tidak dipublikasikan sehingga banyak OKP yang tidak tahu.

Dibandingkan dengan daerah lain tahapan sangat terbuka. Oleh karena itu ada nada sumbang yang mengatakan, Musda KNPI Minsel kali ini tidak sehat karena dinilai tidak transparan.


"Kita lihat saja Tomohon, sekalipun berakhir aklamasi tapi tahapan samua dorang buka, transparan dan disosialisasikan dengan baik. Hanya di Minsel, waktu tahapan pendaftaran, sekretariat KNPI Minsel dikunci, ini kan namanya sudah tidak fair lagi. Mungkin ada yang tako sampe dorang bekeng bagini," ketus sumber yang enggan menyebutkan namanya. (jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors