Kelompok Nelayan Popareng Gelar Baksos
Peringati Hari Terumbu Karang Sedunia
Tatapaan, ME
Memperingati Coral Day atau hari terumbu karang se-dunia 2016 kelompok nelayan di Desa Popareng, Kecamatan Tatapaan, Sabtu (4/5) merayakannya dengan melakukan bakti sosial (Baksos). Kegiatan yang dilakukan adalah dengan melakukan bersih-bersih pantai yang melibatkan anak-anak dan orang dewasa.
Koordinator kelompok nelayan, Sem Sambur kepada wartawan mengatakan,baksos ini sebagai bentuk kepedulian para masyarakat setempat dalam menjaga dan melestarikan laut.
"Warga desa Popareng sangat peduli terhadap lingkungan. Kami sadar betul bahwa jika tidak menjaga dan melestarikan laut kita, maka anak cucu nanti tak akan bisa menikmati biota laut yang sebenarnya kaya akan spesies ikan," kata Sem.
Perairan Tatapaan adalah sebagai penyangga Taman Laut Bunaken, untuk itu dia mengatakan sudah menjadi kewajiban bagi kelompok nelayan untuk berperan aktif melindungi serta mengawasi wilayah tersebut.
"Terumbu karang merupakan salah satu sumber daya laut yang sangat penting karena sebagai tempat berkembang biak berbagai macam spesies ikan. Dengan kegiatan ini setidaknya mengajarkan anak cucu kita untuk terus melakukan hal positif," terangnya.
Eko Handoyo, perwakilan dari Balai Taman Nasional Bunaken memberikan apresiasi dan menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah (Pemda) dan pemerintah desa. Dia mengatakan sangat mendukung program swadaya masyarakat tersebut karena bisa menjadi contoh yang baik bagi daerah lain.
"Terima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah mendukung program masyarakat setempat. Kami juga berharap kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan disaat peringatan saja tapi harus dilaksanakan setiap. Mari lestarikan laut dan alam ciptaan Tuhan demi anak cucu kita nanti," ajaknya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mengatakan Pemda memberikan apresiasi kepada warga setempat yang sudah melakukan upaya-upaya pelestarian lingkungan.
"Tentu dari Pemkab Minsel mengapresiasi upaya yang dilakukan masyarakat, ini upaya nyata," kata Tangkere.
"Apa yang dilakukan masyarakat Desa Popareng benar-benar patut diberikan apresiasi karena secara nyata sudah melakukan suatu gerakan. Yaitu pembersihan pantai yang dibarengi dengan pembuatan daseng oleh kelompok nelayan Cahaya Tatapaan, Betlehem dan Tuama Bahari," kunci Tangkere.
Selain bersih-bersih pantai pada kesempatan itu juga dilakukan penyelaman dengan melihat kondisi karang, penanaman bibit pohon mangrove sebanyak 200 batang dan pelepasan anak penyu. (jerry sumarauw)



































