Sabtu, Musda KNPI Minsel Digelar


Amurang, ME

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) siap mengelar Musyawarah Daerah (Musda) pada Sabtu, akhir pekan ini.

Namun pelaksanaan Musda ini mendapat kritikan karena tidak sesuai mekanisme. Menurut sumber tahapan Musda tidak ada sosialisasi mulai dari penjaringan bakal calon, pendaftaran calon, debat calon, penyampaian visi misi dan keabsahan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) pemberi hak suara.

"Bagaimana Musda mau dilaksanakan sementara 17 Pimpinan Kecamatan (PK) belum mengantongi SK," ujar salah satu pengurus yang namanya diminta dirahasiakan, saat memberi keterangan, Kamis (2/6).

Menanggapi hal tersebut, mantan Ketua KNPI Minsel, Tertius Ulaan saat dihubungi mengatakan bahwa sudah melakukan rapat bersama dengan 17 PK pada Selasa lalu. Dia memastikan pelaksanaan Musda ini sudah sesuai dengan jadwal yang diajukan ke DPD I Sulut.

"Sebelum Musda dilaksanakan kita sudah melakukan sosialisasi lewat media sosial maupun media elektronik. Persyaratan kepengurusan KNPI juga sudah kami sampaikan. Kami berharap ada kader-kader yang memiliki kerinduan untuk memajukan KNPI Minsel," Terang Ulaan.

Seluruh PK menurut dia sudah mengetahui jadwal pelaksanaan Musda. Jadi dia membantah jika pelaksanaan Musda ini tidak sesuai mekanisme.

"Untuk lokasi pelaksanaan kegiatan akan disampaikan selanjutnya. Kami sangat berharap yang akan menjadi ketua maupun pengurus KNPI nanti adalah mereka para kader-kader yang memang lahir dari organisasi ini. Jangan sampai ada kader-kader dadakan yang hadir dengan kepentingan lain," terangnya.
 

Selanjutnya dia menjelaskan, syarat pemilihan ketua KNPI adalah harus memiliki dukungan minimal tiga PK serta enam OKP. Menurutnya, semua pemuda berpotensi menjadi pemimpin organisasi kepemudaan ini.

"Tujuan utama dari Musda ini untuk memilih pemimpin baru yang akan membesarkan KNPI. Untuk kepentingan lain, harus di nomor duakan. Ingat, kita harus mampu bersinergi dengan pemerintah dan harus mengkritisi kebijakan yang dinilai perlu dikritisi," tandasnya. (jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors