OD-SK Dukung Program EMAS

Launching TIFF 'Goyang' Tanah Ahok


Jakarta, ME

Tambur dan teriakan lantang pemain Kabasaran, membelah pagi Ibu Kota Negara. Poros utama Tanah Ahok 'dikuasai' warga Nyiur Melambai. Perhatian kumpulan warga yang sibuk dalam car free day minggu pagi, direbut. Gema Tomohon International Flower Festival (TIFF), nyaring berkumandang.

 

Minggu (29/5), perhatian masyarakat di poros Jenderal Sudirman hingga kompleks Bundaran Hotel Indonesia (HI) terpecah. Konsentrasi car free day kali ini, dipecah kehadiran ratusan warga jazirah utara Pulau Selebes khususnya Kota Tomohon yang kembali memperkenalkan iven kelas dunia TIFF. Pesona Tomohon jadi jargon kampanye kegiatan yang akan dihelat tanggal 8-12 Agustus 2016. Car free day jalan masuk menuju launching.

 

Usai car free day, seluruh pihak berkompeten yakni Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Pemprov Sulut, Pemkot Tomohon serta warga Kawanua di Jakarta mengikuti launching TIFF di halaman Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

 

Sebelumnya, dalam Car Free Day (CFD) sekaligus parade/iringan float atau kendaraan hias mini, masing-masing float Kementerian Pariwisata RI, Provinsi Sulawesi Utara serta float Kota Tomohon dengan mengambil start di depan gedung BNI 46 jalan Jenderal Sudirman.

Diketahui perhelatan akbar TIFF ini merupakan agenda nasional tahunan pemerintah Kota Tomohon yang digelar setiap tahun dan tahun ini merupakan yang keenam kalinya dilaksanakan di bulan agustus.

 

Dengan bendera start berlogo TIFF, rombongan dilepas oleh Menteri Pariwisata RI yang diwakili oleh Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Nusantara Dra Esthy Reko Astuti. Car Free Day yang dilaksanakan oleh Pemkot Tomohon bersama Kementerian Pariwisata menjadi pusat perhatian warga Jakarta, ada yang membaur ada juga yang langsung menyaksikan berbagai atraksi seperti tarian Kawasaran Minahasa, float, atraksi Katrili, para ibu-ibu yang berkebaya motif bunga dan atraksi lainnya yang membuat warga ibu kota terkagum-kagung, bahkan banyak warga yang sementara jalan pagi di sekitar jalan Sudirman ikut bergabung. Nampak ribuan pejalan kaki dan bersepeda memedati jalan yang menjadi jalur CFD.

 

“Wah, Kota Tomohon memang hebat," ungkap beberapa masyarakat Jakarta yang menyaksikan atraksi dalam parade.

Yang lebih menarik para warga Kawanua di Jakarta ambil bagian dalam kegiatan.

 

Gubernur Olly Dondokambey SE bersama Wakil Gubernur (Wagub) Drs Steven Kandow bersama ibu, ambil bagian dalam kegiatan itu. Di sela-sela launching, Gubernur dalam sambutan yang disampaikan Wagub Kandouw, mengatakan, Pemprov Sulut saat ini, fokus dalam mengembangkan sektor pariwisata termasuk di Kota Tomohon. Bahkan dengan adanya TIFF memberikan nilai positif bagi masyarakat pada umumnya, sehingga tahun depan ditargetkan sekitar 1 juta wisatawan luar negeri akan tertarik dan mengunjungi Sulut.

 

"Pasti di dalamnya Kota Tomohon akan terkena dampak positif ini. Sepuluh persen saja dari satu juta wisatawan ke Kota Tomohon ini akan sangat membanggakan. Semakin banyak wisatawan datang ke Tomohon semakin besar juga PAD-nya," urai Wagub.

 

Selain itu, TIFF akan menjadi motivasi kepada daerah lain di Sulut dalam membuat kegiatan yang akan berpotensi daya Tarik pariwista. “Semoga adanya TIFF akan turut menjadi acuan kepada daerah lain untuk membuat agenda lain di Sulut, yang menarik minat para wisatawan dalam maupun luar negeri," kunci Kandouw.

 

Sementara itu, Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak menuturkan, kegiatan TIFF adalah kegiatan yang mendukung program Kementerian Pariwisata berupa pesona nusantara dan wonderfull Indonesia. Di samping itu, untuk mendukung program Provinsi Sulut, salah satunya menghadirkan 1 juta turis di Sulut.

 

“Diharapkan dengan adanya TIFF akan dapat mendukung target pemerintah provinsi sehingga Sulut akan menjadi provinsi destinasi wisata termasuk Kota Tomohon. Selain itu, akan menjadi ajang yang efektif dan efisien dalam memperkenalkan dan mempromosikan potensi wisata serta industri pendukungnya serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucap Eman.

 

Ditambahkannya, sejalan dengan program strategis Kementerian Pariwisata RI, Pemkot Tomohon telah menetapkan sektor pariwisata sebagai sektor unggulan yang diandalakan untuk kemajuan pembangunan Kota Tomohon dalam segala bidang.

Saat bersamaan, Wawali Syerly Adelyn Sompotan selaku ketua panitia TIFF, memberikan apresiasi kepada pihak kementerian pariwisata yang mendukung, sepenuhnya kegiatan launching dan konfrensi pers.“Saya berharap akan terus terjain kerjasama dan sinergitas dalam mengembangkan pariwisata Nusantara, khususnya penyelenggaraan TIFF 2016," terangnya.

 

Sompotan menambahkan saat ini sudah 25 peserta yang sudah mendaftar untuk ikut ambil bagian dalam Tournamen Of Flower (TOF) yang merupakan bagian dari rangkaian TIFF, selain itu ada berbagai agenda lainnya yang akan digelar.

 

Sebelumnya Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Nusantara Dra Esthy Reko Astuti, mengatakan, pihaknya merespon daerah-daerah yang menjadi kebijakan utama destinasi wisata, untuk pembangunan sektor pariwisata."Kami berharap daerah tetap konsen dalam mengembangkan sektor pariwistanya," jabarnya.

 

Launching ditandai dengan peluncuran balon berlogokan TIFF 2016. Di samping itu dilaksanakan penyerahan kain batik bermotifkan Tomohon yang diproduksi oleh Wale Batik Minahasa serta penyerahan palakat kepada pihak Kementerian Pariwisata oleh Walikota Tomohon.

Hadir dalam kegiatan tersebut Assisten Deputi Pengembangan Sekmen Pasar Personal Kementerian Pariwisata Rasena Arya SE MM, Ketua DPRD Sulut Andrey Angow, Walikota Bitung Maximiliaan Lomban SE MSi, Dirut Bank SulutGo Johanes Salibana SE, Ketua DPRD Kota Tomohon Ir Miky Wenur bersama para anggota DPRD, Kapolres Kota Tomohon AKBP Monang Simanjuntak SIK, unsur jajaran Pemerintah Kota Tomohon bersama perwakilan SKPD Pemkot Tomohon, para anggota rukun/organisasi kawanua di Jakarta.(tim me)



Sponsors

Sponsors