Foto: Gunung Awu di Pulau Sangihe
Awu Mengancam, Warga Terobos Zona Terlarang
Tahuna, ME
Stabilitas Gunung Awu goyang. Ancaman erupsi terendus. Sayang, larangan terhadap aktifitas pendakian dinilai dikangkangi. Warga masih nekad menerobos zona merah dalam radius 4 kilometer dari kawah Awu.
Menyandang status siaga level III, potensi terjadinya letusan Gunung Awu, sangat berpeluang. Untuk itu, warga diharapkan tidak memasuki daerah pada radius 4 kilometer untuk beraktifitas. Zona merah ditetapkan, guna menghindari amukan awan panas serta serangan meterial vulkanik gunung ketika terjadi erupsi. (Baca: Gunung Awu Mengancam)
Teranyar, untuk menekan terjadinya korban saat erupsi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sangihe telah menyiapkan langkah evakuasi bagi warga yang berada di sekitar gunung yang diketahui berjarak dekat dengan dengan Kota Tahuna.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penaggulangan Bencana Kabupaten Sangihe, Ir Reintje Tamboto, membenarkan adanya aktifitas pendakian di Gunung Awu. Tamboto menyayangkan jika aksi nekad warga ini terus terjadi. Mengingat, status Gunung Awu yang intens mengalami peningkatan, akhir akhir ini. Kata dia, larangan pendakian mengingat situasi gunung yang sangat berbahaya.
Jelas Tamboto, indikasi terjadinya aktifitas pendakian oleh masyarakat terpantau dari peralatan yang dimiliki. Di mana, terjadi pergerakan di seputaran gunung. Ketika dianalisa, benda yang bergerak dan terdeteksi ini, dipastikan adalah manusia.
”Kami meminta kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi dan mentaati himbauan dari pemerintah serta Badan Geologi sebagai instansi teknis terhadap zona larangan. Hal tersebut harus dipatuhi guna menghindari hal-hal yang sama-sama kita tidak inginkan, mengingat status gunung Awu kan saat ini masih siaga level III. Untuk itu, diminta kepada seluruh masyarakat untuk taat menyangkut himbauan pemerintah itu,“ kunci Tamboto. (christian abdul)



































