Pembangunan Pagar Jadi Prioritas SMPN 2 Sinonsayang
Sinonsayang, ME
Sebagai tempat mengembangkan potensi peserta didik, sekolah tidak bisa lepas dari sarana dan prasarana penunjang dunia pendidikan. Selain gedung, hal yang patut diperhatikan adalah keamanan lingkungan sekolah.
Hal ini diungkapkan Kepala SMP Negeri 2 Sinonsayang, Karmi Jacob. Menurutnya keamanan di sekolahnya masih perlu ditingkatkan karena belum adanya pagar permanen. Dengan kondisi ini membuat proses belajar tidak maksimal.
"Selama ini kita terus berupaya pengawasan terus berjalan agar tidak ada siswa yang bolos saat jam pelajaran. Tapi dengan kondisi sekolah yang sekarang tetap saja masih ada siswa yang bolos," akunya.
Bukan hanya siswa saja yang bolos, menurut dia saat liburan banyak ternak sapi juga yang sengaja diikat warga di halaman sekolah.
"Saya pernah menegur warga yang mengikat sapi. Mungkin karena suasana libur sekolah makanya mereka sembarangan memasukan sapi di halaman sekolah," ujarnya.
Untuk itu diutarakannya, pembagunan pagar menjadi prioritas pihak sekolah. Saat ini kondisi sekolah hanya dipasang pagar darurat kawat duri dan itupun sudah ada yang putus.
"Waktu lalu memang sempat dipasang pagar kawat duri tapi itu hanya sementara. Untuk membuat pagar permanen, kita sudah beberapa kali layangkan proposal, tapi belum ditindaklanjuti," jelasnya.
Meski demikian dia mengatakan tahun ini tetap akan memasukan proposal di Kementerian Pendidikan. Untuk itu dia juga berharap pemerintah daerah lewat instansi terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) bisa membantu apa yang menjadi perhatian sekolahnya.
"Kedepan kita tentu berharap apa yang menjadi kebutuhan sekolah dapat terealisasi. Itu semua guna mencapai tujuan pembelajaran yang maksimal dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan," tukasnya. (jerry sumarauw)



































