Legislator ke luar Negeri Terkesan ‘Diberi Hati’


Manado, ME

Publik bereaksi kepada penghuni gedung cengkeh. Keberangkatan berulang kali ke luar negeri oleh segelintir anggota dewan Sualwesi Utara (Sulut) jadi pemicu. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut seolah tak sudi bertindak tegas. Sedangkan, ada begitu banyak harapan masyarakat berada di pundak para wakil rakyatnya.

Pemerhati Pemerintahan dan Politik, Yonatan Kembuan menyayangkan, kabar tak sedap yang datang dari gedung cengkeh itu. Menurutnya, anggota dewan sebaiknya perlu berpikir  ‘beribu-ribu’ kali  terlebih dahulu sebelum melakukan keberangkatan ke luar negeri. “Dalam hal ini seharusnya Ketua dewan tegas. Jangan seenaknya saja anggota dewan, satu baru pulang kemudian tak lama yang lain lagi berangkat. Di luar sana masih banyak orang susah menanti tanggung jawab mereka,” ungkapnya.

Sementara, Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw ketika dikonfirmasi belum lama ini berdalih. Ia mengatakan, dirinya tidak bisa menghalangi jikalau itu urusan pribadi mereka. “Memanjakan bagaimana, seperti pak Bart (salah satu anggota dewan Bart Senduk) mau berangkat membawa anaknya ke luar negeri apakah kita harus melarang? Menurut saya kalau itu urusan pribadi tidak ada yang bisa melarang, asalkan tidak mengganggu,” ujar Angouw.

Sebelumnya, sekitar dua pekan lalu, Ketua dewan pun sempat mengendus keberangkatan anggota dewan Edwin Lontoh ke luar negeri walau ternyata ada sederet Komisi III yang ke Amerika Serikat. Selain itu, di tahun yang sama 2016, fraksi PDIP Sulut jalan-jalan ke Israel. Para legislator yang duduk di DPRD Sulut pada tahun 2016 berjalan ini telah dua kali melakukan keberangkatan ke luar negeri. Keberangkatan mereka disinyalir telah mendapat persetujuan Ketua DPRD Sulut. Sementara ada sekian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang menumpuk. (tim me)



Sponsors

Sponsors