Sepekan Whale Shark 'Goda' Nelayan Bolsel
Bolaang Uki, ME
Kehadiran Whale Shark (Hius Paus) ternyata tidak hanya di Provinsi Gorontalo. Fenomena yang sempat menghebohkan para divers tersebut, ternyata tersaji juga di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).
Di daerah ini, Whale Shark awalnya muncul di beberapa perahun nelayan di Panango. Menurut keterangan salah satu pengurus Bolsel Diving Club, Dudi Iskandar Sampe, awalnya ada laporan nelayan soal kemunculan Whale Shark di sekitar bagan milik nelayan asal Tabilaa Kecamatan Bolaang Uki. "Kami pun langsung merespon secara cepat langsung ke lokasi," aku Sampe.
Hasilnya, ada dua ekor yang muncul ke permukaan. Sehingga menurut Dudi perlu dibiasakan diberi makan agar supaya Hiu Paus itu tidak akan kemana-mana. "Di saat kita beri makan, mereka akan muncul," kata Sampe sambil tersenyum.
Hal senada dikatakan Zainal Alamry. Menurutnya, ini tentu merupakan berkah bagi Bolsel. "Dunia pariwisata laut kita pasti akan semakin bergairah. Pasti akan banyak penyelam dari berbagai penjuru dunia akan datang ke Bolsel," jelas Alamry yang ikut melihat langsung keberadaan Whale Shark itu.
Tak ketinggallan pihak Dinas Pariwisata pun langsung meresponya. Menurut Kepala Bidang Promosi, Delfian Thanta, dinasnya langsung ikut terlibat dalam proses pencarian Whale Shark tersebut. "Tentu ini akan menjadi andalan Bolsel bagi para penyelam," tutur Delfian gembira.
Diketahui, Hius Paus ini telah muncul di Desa Tabilaa dalam satu pekan terakhir. Ada usaha agar Hiu Paus tersebut bisa menetap di daerah Tabilaa.
Menurut salah satu anggota tim yang dibentuk Bolsel Diving Club (DBC), Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Dinas Pariwisata, Dudi Iskandar, Whale Shark itu perlu dijaga dan dibiasakan diberi makan agar ikan ini bisa menetap.
"Memang di daerah itu ada banyak bagan, tetapi kita perlu juga orang khusus untuk menjaga agar pausnya tetap ada," kata Iskandar.
Hal senada dikatakan salah satu staf DKP, Boby Sampe. Kata dia, pihaknya masih berupaya agar dalam waktu singkat ada bagan yang ditempatkan di kompleks tersebut.
"Sebab, perlu keseriusan dan kesabaran untuk selalu memberi makan Hiu Paus-nya," jelas Sampe.
Bupati Hi. Herson Mayulu, mensupport kegiatan yang sudah dilakukan beberapa hari terkahir ini.
Menurut Papa Ven, sapaan akrabnya, ini harus terus dijaga karena akan menjadi potensi meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah. "Harus terus dijaga," singkat Papa Ven.
Seperti diketahui, whale shark ini makanannya adalah ikan putih. Kalau dibiasakan secara terus-menerus diberi makan, Hiu Paus yang besarnya bisa seukuran mobil ini akan menetap dan tidak akan kemana-mana.
"Sehingga disaat ada penyelam yang hanya ingin melihat, Hiu Paus-nya tetap ada," tambah Sampe. (tim me)



































