Foto: Peltu Noldy Enoch dan Anton Kumolontang Selaku Kaur (Kepala Urusan) Ekonomi dan Pembangunan Desa Kapoya saat membuat rangkaian besi bertulang
Uniknya Cerita Kaur Ekonomi dan Pembangunan Tentang Jaga II Desa Kapoya
Kapoya, ME
Senin 16/5 Satgas TMMD di bawah pimpinan DANSATGAS Letkol Czi M. Andhy Kusuma,S.Sos mulai mengerjakan pembuatan jamban keluarga di desa Kapoya. Proses pengerjaan dimulai dari keluarga Bpk. Piter Emes - Mandagi, dan keluarga Bpk. Alon Emes Tengor di Jaga II.
Salah satu warga yang membantu pembuatan jamban adalah Bpk. Anton Kumolontang Selaku Kaur (Kepala Urusan) Ekonomi dan Pembangunan Desa Kapoya.
Di sela-sela pekerjaan, kepada manadoexpress.co Bpk. Anton bercerita tentang Keluarga Besar di Jaga II terkait dengan Marga “EMES” yang mendapatkan bantuan pembuatan jamban yaitu “Emes - Mandagi” dan “Emes - Tengor”.
“Disini untuk menyebutkan nama keluarga harus dicantumkan nama Kepala keluarga, Contohnya : Kel. Piter Emes-Mandagi atau Kel. Alon Emes-Tengor, nama pertama adalah nama Bapak pada keluarga tersebut, bukan keluarga itu memiliki tiga Marga”. ujarnya
Hal ini harus dilakukan mengingat di Desa Kapoya banyak yang memiliki nama keluarga yang sama. Kumolontang juga menambahkan,
“Pada umumnya di Jaga II ini keluarga besar EMES dan RUNTUWAROW ” jelasnya
“Disini sudah ada keluarga Emes - Runtuwarow, Runtuwarow - Emes. Ada yang sudah sama marga Emes-Emes, Runtuwarow-Runtuwarow, nanti tahu kalau bersaudara setelah menikah dan Oma Opa keluarga kedua belah pihak bertemu.” ujar kaur pembangunan ini.
Dalam pembuatan jamban Bpk. Anton Kumolontang membantu SATGAS TMMD membuat Rangkaian Besi Bertulang. (Vidi)



































