Foto: DANSATGAS TMMD 2016 Letkol Czi M. Andhy Kusuma,S.Sos saat memberi arahan terkait pengerasan jalan
DANSATGAS TMMD 2016 Evaluasi Efektivitas Kerja Pengerasan Jalan Wuwuk - Kapoya
Wuwuk, ME
Sabtu 14/5 perintisan jalan penghubung Desa Wuwuk - Kapoya memasuki titik 4350 meter. Operator alat berat jenis excavator Aldy optimis dapat menembus Desa Kapoya dalam 3 hari kedepan.
“Ini sudah diperhitungkan dilihat dari jarak yang akan ditempuh, kekuatan excavator, dan cuaca”. Jelasnya
“panjang keseluruhan jalan ada pada titik 5300 meter tepat di desa kapoya, jadi sisa proses cutting tinggal 950 meter.” tambahnya.
Sementara itu, progres pengerasan jalan yang memasuki titik 650 meter dievaluasi oleh DANSATGAS TMMD 2016 Letkol Czi M. Andhy Kusuma,S.Sos.
DANSATGAS didampingi oleh WADANSATGAS Mayor Inf. I Ketut Sudana meninjau langsung lokasi pengerasan jalan penghubung Wuwuk - Kapoya. Semua operator, helper dan anggota lain yang terkait pengerasan jalan dikumpulkan dan dievaluasi.
“Kinerja Semua operator dievaluasi dan diberikan target ulang”, Ujar Kusuma.
“Faktor cuaca yang sering hujan menjadi alasan diberikannya target ulang”, tutupnya.
Dalam peninjauan tersebut, DANSATGAS, WADANSATGAS dan anggota lain rencananya akan berjalan sampai pada titik 5300 meter tepat di Desa Kapoya. Karena cuaca mulai hujan, pada titik 800 meter, semuanya berlindung di “Sabuah” (Tempat Berteduh) warga di pinggir lokasi pengerasan jalan.
DANSATGAS dan jajarannya kemudian kembali untuk melanjutkan evaluasi kerja proses bedah rumah, pembuatan jamban keluarga, dan sumur bor di posko TMMD 2016.
Dalam Evaluasi terakhir di posko TMMD 2016, hadir juga Hukum Tua Desa Wuwuk Romy Oroh, Penjabat Desa Wuwuk Barat Arther Hadi Mokalu, dan Tokoh masyarakat Jantje Iroth. (vidi)



































