Foto: Para Pimpinan Ormas yang melakukan konsolidasi di Watu Pinawetengan.
7 Ormas Adat Minahasa 'Rapatkan Barisan' di Watu Pinawetengan
Tompaso, ME
Tak kurang 7 organisasi masyarakat adat Minahasa melebur bersama Sabtu (14/5) kemarin. Momen konsolidasi bersama itu dilakukan di situs budaya Watu Pinawetengan, Tompaso Barat, dengan tajuk 'Tou Minahasa Bersatu'.
Pertemuan melibatkan Maesaan Tou Malesung, Makatana Minahasa, Benteng, Laskar Manguni, Buser Minahasa, Piton dan Brigade Manguni. Kegiatan tersebut bertujuan mempererat tali silaturahmi antar ormas adat Minahasa.
Dimulai pukul 16.00 WITA, kegiatan diawali dengan memanjatkan doa kemudian dilanjutkan dengan sambutan yang di bawakan oleh beberapa pemimpin ormas. Dalam sambutannya Ketua Tou Minahasa Bersatu, Ferry Lempoi, menjelaskan tujuan pertemuan tersebut.
"Kita tahu bahwa di Minahasa terdapat banyak organisasi-organisasi Tou (orang, red) Minahasa, tapi belum ada rasa persatuan antar ormas-ormas yang ada. Makanya kami membentuk Tou Minahasa Bersatu agar seluruh ormas yang ada di Minahasa dapat bersatu. Tidak melihat dari ormas mana tapi semua harus bersatu," jelas Lempoi dihadapan semua pimpinan dan anggota ormas yang hadir.
Tonaas Dede, salah satu tokoh budaya yang hadir dalam pertemuan tersebut berharap agar Tou Minahasa Bersatu menjadi wadah pemersatu ormas adat Minahasa.
"Kita harus selalu bersatu dan berpegang pada ajaran leluhur yang berbudi luhur. Kalau yang berbau setan kita tingalkan. Mudah-mudahan visi dan misi dari Tou Minahasa Bersatu ini dapat di teruskan kepada anak cucu kita nanti," ujarnya.
Pertemuan di Watu Pinawetengan tersebut merupakan pertemuan kedua Tou Minahasa Bersatu. Rencananya, pertemuan selanjutnya akan digelar di Kota Manado pada 4 Juni mendatang, sedangkan ritualnya akan di laksanakan di Watu Pinawetengan pada tangal 7 Juli 2016. (fista tulungen)



































