Sompotan Ajak Lestarikan Lingkungan dan Kelola Sampah Dengan Metode 5R
Tomohon, ME
Wakil Walikota Tomohon, Syerly Adelyn Sompotan mengatakan, baik buruknya keadaan suatu lingkungan dapat berpengaruh secara langsung pada kehidupan seluruh mahluk hidup, terutama pada manusia. "Untuk itu, kita harus menjaga kelestarian lingkungan agar dapat hidup dengan nyaman dan sehat," ujar Sompotan saat membuka rapat penyiapan bahan perumusan kebijakan pengelolahan sampah di Kota Bunga.
Dikatakannya, lingkungan yang nyaman, bersih dan sehat dapat tercipta apabila ada upaya penanggulangan atau pemanfaatan sampah. Pemilahan sampah organik, anorganik dan sampah B3 atau sampah beracun lainnya. "Cara lain yang dapat kita lakukan untuk menanggulangi dampak negatif sampah adalah dengan metode 5R, yaitu reduce, reuse, recycle, replace, dan rethink." tambahnya di Aula Kantor Walikota Tomohon.
Adapun metode 5R yang dimaksud adalah sebagai berikut. Reduce, yaitu mengurangi/membatasi pemakaian suatu barang. Reuse, menggunakan kembali material/barang atau bahan yang masih layak pakai. Recycle, mendaur ulang atau memanfaatkan materi bekas dengan cara mengolahnya kembali. Replace, mengganti pemakaian barang dengan menggunakan bahan alternatif yang sifatnya lebih ramah lingkungan. Rethink, yakni memikirkan kembali keputusan kita dalam membeli atau menggunakan barang.
Sementara, Kepala Bagian Administrasi Sumber Daya Alam Setda Kota Tomohon, Dra Adelien M Poluan dalam laporannya mengatakan, maksud dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menggkordinasikan, sinkronisasikan atara SKPD yang terkait hal persampahan. "Selain itu, kegiatan ini berupaya menciptakan gerakan cinta lingkungan lewat anti sampah di sekitar masyarakat," lapornya.
Kegiatan dihadiri Assisten Ekonomi dan Pembangunan, Ronny Lumowa SSos MSi, SKPD terkait, Camat dan Lurah se-Kota Tomohon, BUMD Kotra Tomohon. Narasumber, Ir Joice Matheos selaku Kabid Tata Lingkungan di BLH Sulawesi Utara. (hendra mokorowu)



































