Rawan Bencana, Pemkab Himbau Masyarakat Waspada


Amurang, ME

Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) merupakan daerah yang rawan bencana. Setidaknya dalam sepekan sudah dua peristiwa terjadi di wilayah ini. Tingginya curah hujan akhir-akhir ini membuat jalan penghubung kecamatan Tompasobaru dan Ranoyapo putus diterjang air serta tanah longsor di kecamatan Suluun Tareran yang menutup ruas jalan utama.

 

Untuk itu, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Minsel menghimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap bencana saat memasuki musim penghujan seperti tanah longsor dan banjir. "Kami menghimbau kepada masyarakat untuk waspada cuaca ekstrim hujan. Mohon masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan melakukan kegiatan membersihkan selokan yang menghambat saluran air," kata Wakil Bupati (Wabup) Franky Donny Wongkar.

 

Sehubungan dengan hal itu, dia mengatakan pemerintah selalu siap dan tanggap mengantisipasi tersebut dengan selalu berkoordinasi dengan instansi terkait. "Kami juga menghimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dengan tidak membuang sampah sembarangan," ujarnya mengingatkan.

 

Sementara itu, terkait jalan putus di kecamatan Tompasobaru dia mengungkapkan telah berkoordinasi dengan balai jalan provinsi. Dimana setelah mendapat laporan langsung ditinjau oleh balai jalan.

 

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena pasca jalan putus mereka banyak membantu pemerintah dengan membuat jembatan darurat. "Jadi setelah kejadian langsung ada koordinasi di tingkat pemerintah daerah lewat instansi terkait dengan melakukan peninjauan lokasi," jelasnya.

 

"Kami juga menyampaikan terima kasih atas upaya swadaya masyarakat yang sudah membantu pemerintah membangun jembatan darurat," ujarnya. (jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors