Ini Pengakuan Korban Pemerkosaan yang Dilakukan 19 Pria


Manado, ME

Gadis korban pemerkosaan yang diduga dilakukan oleh sejumlah pria, akhirnya buka suara. Kepada awak media korban menceritakan kronologis kejadian. Saat itu, ia pergi bersama temannya yaitu Yuyun serta seorang sopir untuk pergi ke Kota Gorontalo. "Sudah malam waktu itu, dan saya diajak ke Gorontalo. Tapi kami sebelumnya singgah di Desa Bolangitan untuk berfoto," kata Korban.

 

 

Ia juga mengaku pergi kesana menaiki mobil Avanza berwarna hitam. Sesampainya di Gorontalo, dirinya bersama temannya telah dijemput seseorang, yang menurut temanya, orang tersebut telah lebih dahulu dihubungi.

 

Korban juga menyebutkan beberapa nama pria yang telah menunggu di sebuah hotel. "Sekitar 8 orang. Setelah itu, saya dipaksa untuk menggunakan sabu," jelasnya.

 

Setelah dirinya sudah dalam kondisi mabuk narkoba saat itu juga para pelaku langsung menggerayangi korban. "Saya sudah tidak tahu apa-apa lagi. Yang saya tahu mereka bergantian masuk kedalam kamar dan itu sudah lebih dari delapan orang," kata korban.

 

Setelah korban sadar, ia diajak jalan-jalan oleh para pria tersebut hingga menuju ke sebuah laboratorium. " Saya diajak jalan untuk pergi ke Tempat Laboratorium untuk mengambil obat Inex. Ketika itu saya dikasih minum satu, setengah jam kemudian dikasih lagi tiga dan ditambah lagi hingga saya terus tidak sadarkan diri," jelasnya.

 

Dirinya pun mengaku, saat itu ia merasakan bajunya dilepas satu persatu dan dipukul. Ia sempat lari dari tempat penginapan, namun kedua temannya mengatakan ia adalah orang gila. Para pelaku kemudian berpindah tempat karena mendapat infomasi akan adanya operasi di penginapan tersebut. "Setelah pindah, saya dicecoki lagi inex dan diperkosa. Setelah lima hari kemudian, saya diantar oleh kedua teman saya kembali ke rumah saya, karena mereka tidak mau bertanggung jawab atas penampilan saya yang sudah lusuh," jelas korban.

 

Sementara itu, dari pihak kuasa hukum korban E.K Tindangen mengatakan, akan mengawal kasus ini sampai para pelaku ditangkap. "Kami selaku pengacara korban, akan mengawal dan mendampingi korban sampai kasus ini selasai dan para pelaku ditangkap," kata Tindangen. (Rhendi Umar)



Sponsors

Sponsors