Foto: Korban saat ditemukan warga. (ist)
Masinambow Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
Ratahan, ME
Ruas jalan Pangu-Ratahan kembali memakan korban. Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) menimpa warga Desa Wioi Kecamatan Ratahan Timur, Minahasa Tenggara. Tempat kejadian perkara (TKP) berada di depan SPBU Ratahan. Identitas korban diketahui bernama Frangky Masinambow (37) warga Jaga 1 Desa Wioi.
Korban tewas seketika di TKP, setelah sepeda motor jenis Honda DB 5176 AI yang dikendarai menabrak tiang listrik, sekitar pukul 03.00 Wita, Jumat (6/5). Informasi yang didapat, Angky sapaan akrab korban, diduga bersama temannya, meminjam sepeda motor kepada kerabat di desa setempat, meskipun sudah larut malam. Alasannya ingin ke Ratahan untuk bertemu kerabat lainnya karena sudah ada janjian.
Awal petaka terjadi saat keduanya berbalik arah ke Desa Wioi, sekira jam 03 dini hari. Diduga, karena sudah mengonsumsi alkohol, sehingga motor yang dikendarainya oleng lalu masuk selokan dan menghantam tiang listrik di seberang jalan. Akibatnya, Masinambow seketika meregang nyawa di tempat. Sedangkan teman korban diduga meninggalkan korban lantaran takut rekannya sudah tak bernyawa.
"Yang datang pinjam motor sekira pukul 23:00 Wita, ada dua orang, Angki (korban) dan teman satunya lagi Koresi," sebut pemilik motor, meminta namanya tidak disebutkan.
Angki didapati warga sudah tak bernyawa dengan posisi tergeletak di samping jalan, sekira pukul 04:30 dini hari. Sedangkan sepeda motor yang dikendarainya, dalam kondisi yang tidak rusak berat. "Dugaan kami kejadian sudah dua jam yang lalu. Dia (korban) didapati sudah tak bernyawa lagi," sebut Ronny warga yang melihat jasad korban.
Ketika identitas korban sudah dikenali, warga pun berinisiatif menghubungi kepolisian dan keluarga yang bersangkutan. Tak lama kemudian, jasad korban diangkat dan dinaikkan ke dalam mobil ambulance oleh warga. Selanjutnya, langsung dibawa ke rumah keluarga, tanpa dilakukan pemeriksaan medis.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Urban Ratahan, Kompol Jerry Lumenta membenarkan kejadian tersebut. "Kuat dugaan, Lakalantas terjadi akibat korban sudah dalam pengaruh minuman keras. Dengan kondisi tersebut, korban tak bisa mengontrol laju kendaraan," kata Lumenta.
Kapolsek menjelaskan, jasad korban langsung dibawa ke rumah duka karena pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi."Kejadian ini memang murni kecelakaan tunggal," tutupnya. (robby lumi)



































