Rayakan Hardiknas, Landjar Ajak Kenang Perjuangan Pendahulu
Tutuyan, ME
Sejarah telah mencatat, kurang lebih tujuh puluh tahun, bangsa Indonesia lepas dari penjajahan dan penindasan oleh bangsa asing. Momen itu ikut direfleksikan dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), 2 Mei 2016 oleh Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Peringatan Hardiknas kali ini, dirangkaikan dengan hari Gotong Royong dan gerak PKK yang ke-44. Melalui Dinas Pendidikan Nasional (Diknas), Pemkab menggelar upacara bendera yang dipusatkan di lapangan Tutuyan, Senin (2/5).
Bupati Boltim, Sehan Landjar SH yang terlihat berbalut pakaian adat Bolaang Mongondow, dalam sambutannya di upacara tersebut mengurai makna peringatan terhadap hari pendidikan secara nasional. "Ini adalah bentuk perjuangan, ini adalah bentuk pengorbanan, sebagai tindak lanjut, sebagai perjuangan dan pengorbanan leluhur bangsa ini. Mereka bukan hanya menahan panasnya matahari, tapi mereka keluar keringat air mata darah dan mewakafkan nyawanya demi kita sekarang ini yang hidup di zaman modern ini," ujar Eyang, sapaan akrab Sehan Landjar SH.
Menurutnya, tanpa perjuangan mereka semuanya, tidak mungkin suasan itu bisa dinikmati. "Tidak mungkin kita berdiri dengan tegar memperingati, baik hari pendidikan nasional, hari gotong royong, dan hari gerak PKK tanpa perjuangan mereka," tambah Sehan.
Dirinya berharap, di hari yang sangat bersejarah ini, masyarakat Boltim mendoakan para leluhur yang telah mendahului. "Marilah kita mendoakan para leluhur, para pendahulu kita, yang telah mengabdikan dirinya untuk kemajuan bangsa ini, melalui sektor pendidikan, yang menjadi inti daripada pembangunan," pinta Sehan.
Bupati juga mengingatkan, baik hari pendidikan, hari gotong royong, gerak PKK, dan upacara-upacara lainnya, masyarakat harus selalu mengingat peran para pendahulu. Ia juga menjelaskan, hari pendidikan adalah momen yang tepat untuk wajah pendidikan nasional sekarang ini. "Pendidikan adalah sumber daripada segala kebaikan sehingga itu wajib bagi kita untuk mengetahui, mempelajari, memaknai, mengimplementasikan tentang apa yang diharapkan bangsa ini terhadap pendidikan guna kemajuan kita semuanya," kunci Sehan.
Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Boltim Ir Muhamad Assagaf, Sekretaris DPRD Han B Lolangion, seluruh pimpinan SKPD dan elemen dunia pendidikan Boltim . (matt rey kartoredjo)



































