Bantuan 38 Ton Benih Bawang Merah Busuk


Tompaso, ME

38 ton benih bawang merah yang sedianya akan diberikan kepada Kelompok Tani di Kecamatan Tompaso dan Tompaso Barat sebagai bantuan bidang pertanian dari Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (Distabunakan) Kabupaten Minahasa tahun 2016, tidak bisa disalurkan. Sebab kondisi benih bawang merah tersebut sudah dalam keadaan busuk.

Kepala Distabunakan Kabupaten Minahasa, Ir Revly Mambu, ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya tidak bisa menerima benih bawang merah tersebut dari pihak ketiga.
“Benihnya memang sudah tiba di Tompaso. Tapi setelah tadi diperiksa, kondisinya rata-rata sudah busuk. Tentu kami harus menolak benih ini. Kalau kami terima, resikonya adalah proses hukum. Jadi tidak ada penyerahan proyek pengadaan dari pihak ketiga kepada kami. Tidak ada juga penyerahan bantuan benih tersebut kepada petani. Yah, ini sudah menjadi resiko pihak ketiga. Saya tidak mau bayar kalau kondisi benihnya busuk,” ujar Mambu sembari menambahkan, puluhan ton benih bawang merah tersebut terpaksa dibuang, meski ada sebagian yang dimanfaatkan petani.

Memang, lanjut Mambu, ini merupakan kerugian bagi petani lewat kelompok tani, karena belum bisa menikmati bantuan tersebut. “Tapi informasinya pihak ketiga juga merasa ditipu. Karena dalam proses pengiriman barang dari gudang, ternyata ada sebagian benih basah yang dicampur ke dalam karung benih baik. Sehingga ketika benih bawang merah tersebut tiba di sini, kondisinya sudah membusuk atau sudah tidak layak lagi," jelasnya.
"Tentu kita harus menolak jika benih ini yang diserahkan pihak ketiga kepada kami. Jadi kami berharap para petani dapat bersabar karena belum bisa mendapatkan bantuan tersebut, sambil menunggu pihak ketiga mengganti dengan bibit yang baik. Kalau bibit yang datang nanti dalam kondisi baik, baru kita buatkan berita acara penyerahan. Langsung kita serahkan juga kepada petani sebagai bantuan,” paparnya. (kelly korengkeng)



Sponsors

Sponsors