Foto: Foto bersama usai peresmian JMS. (Foto Hendra Mokorowu)
Kajati: Tomohon Barometer Penegakan Hukum di Sulut
Tomohon, ME
Berdasarkan UUD 1945, Indonesia adalah Negara Hukum. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara (Sulut), Tengku Muhammad Syahrizal SH MH dalam Launching program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Selasa (26/4).
“Segala sesuatu tentang penyelenggaraan negara dan pemerintahan harus dilandasi oleh aturan-aturan yang berlaku,” tegasnya di Auditoium Bukit Inspirasi Tomohon.
Kajati mengungkapkan, Kota Tomohon merupakan barometer penegakan hukum di Sulut. Menurutnya, Kota Sejuk selalu sukses menyelenggarakan iven-iven berkelas, menjadi alasan memilih Tomohon sebagai pusat launchingf JMS.
“Seperti launching kawasan tertib lalulintas baru-baru ini. Itu merupakan salah satu alasan kenapa memilih Kota Tomohon sebagai pusat Launching JMS,” paparnya dalam sambutannya.
Selepas menyampaikan kata sambutan, Kajati menyematkan PIN JMS kepada para siswa secara simbolik dan meluncurkan secara resmi program Jaksa masuk sekolah di Sulawesi Utara.
Diketahui, launching JMS dihadiri Wakil Kepala Kajati Sulut, Rikardo Sitinjak SH MH, Kapolres Tomohon AKBP Monang Simanjuntak SIK, Dandim 1302 Minahasa Letkol Czi Andi Kusuma S Sos, Ketua Sinode GMIM, Pdt HWB Sumakul, Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon, Carrol Senduk SH dan Youddy Moningka SIP, Jajaran Pemkot Tomohon dan Tim Penilai Sekolah Sehat Tingkat Nasional dari Kemendikbud dan Kemenkes. (hendra mokorowu)



































