Angkot dan Perahu Taksi Belum Turunkan Tarif


Bitung, ME

Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium sudah mengalami penurunan, sayangnya tarif angkutan kota (Angkot) dan perahu Taxi yang melayani penumpang trayek Ruko Pateten-Pulau Lembeh, belum mengalami penurunan.

 

Semenjak harga BBM turun hampir sebulan ini, ternyata sopir angkot masih memakai tarif Rp 4000 per penumpang, dan tarif perahu taxi jurusan Ruko Pateten Lembeh masih dipatok sebesar Rp 5000 per penumpang. Tentu saja, harga Angkot dan perahu taksi yang belum mengalami penurunan ini, menjadi keluhan masyarakat.

 

Walikota Bitung, Maxmillian J.Lomban,SE,M.Si, dalam keterangannya kepada wartawan dengan tegas mengatakan, penurunan tarif angkot dan perahu taksi memang harus dilakukan. Namun, diakuinya bahwa penyesuaian tarif ini sendiri masih harus menunggu aba-aba dari Pemerintah Provinsi Sulut sendiri.

”Kami sendiri sudah siap, tetapi kami masih harus menunggu. Hingga kini penyesuaian tarif belum dilakukan dan masih menunggu rumusan dari Pemprov Sulut,” tegasnya.

 

Lebih jauh Lomban mengajak warga tetap bersabar menunggu keputusan dari Pemerintah Provinsi. Terlebih hal ini juga dialami oleh masing-masing Kabupaten dan Kota lainnya di Sulut. (keket)



Sponsors

Sponsors