Foto: Bencana tanah longsor di Poros Manado Tomohon, Januari 2014 silam.(Foto:AntaraFoto)
Poros Manado-Tomohon Tebar Teror
BPBD, Kepolisian dan TNI Kompak Keluarkan Himbauan
Tomohon, ME
Meningginya intensitas curah hujan di Kota Tomohon, patut diwaspadai. Memiliki letak geografis dengan kontur pegunungan, menjadikan Kota Bunga masuk kategori zona rawan bencana. Pemerintah, Kepolisian dan TNI kompak sebar himbauan. Tomohon siaga bencana.
Peristiwa awal tahun 2014 silam, menjadi pengalaman kelam masyarakat Kota Bunga. Saat itu, Kota Sejuk nyaris terisolasi akibat terputusnya beberapa akses jalan utama. Poros Manado-Tomohon porak poranda diterjang tanah longsor. Sejumlah warga meninggal dunia. Tomohon berduka. Situasi itu, membuat pemerintah terus berbenah dan mengupayakan langkah dini terhadap penanggulangan bencana.
Mengantisipasi cuaca ekstrim yang akhir-akhir ini mendera Kota Religius, himbauan waspada dikeluarkan sejumlah pihak. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohon Drs Robby Kalangi, menjelaskan, tingginya intensitas hujan yang terjadi berpeluang menyebabkan bencana. Untuk itu, masyarakat diminta waspada.
”BPBD telah mensosialisasikan beberap wilayah yang dinilai memiliki potensi bencana tanah longsor. Warga diminta berhati-hati,” jelas Kalangi.
Adapun wilayah-wilayah yang masuk zona rawan bencana, misalnya poros Manado-Tomohon, poros Rurukan-Kumelembuai, poros Woloan-Taratara serta di wilayah Pangolombian.”Wilayah-wilaya tersebut harus diwaspadai. Jika terjadi bencana segeralah berkoordinasi dengan BPBD, pemerintah kelurahan bahkan relawan bencana di kelurahan masing-masing,” tuturnya.
Ia menambahkan saat ini terdapat beberapa relawan bencana yang sementara mendapat pelatihan siaga bencana.
Kapolres Tomohon melalui Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) AKP Ferdinan Runtu SH, mengatakan, kewaspadaan juga harus dilakukan pengguna jalan, pengendara dan masyarakat umum. ”Hindarilah lokasi-lokasi yang dinilai rawan bencana. Kurangi aktifitas di luar rumah jika tidak mendesak. Selanjutnya, membawa kendaraan dalam kondisi baik alias tidak mabuk,” kunci Runtu.
Ia berharap, pengendara untuk intens melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan. Maksudnya, memastikan keberadan kendaraan aman, sebelum berkendara di jalan raya.
Komandan Rayon Militer (Danramil) Tomohon, Kapten Inf Veky Welang, mengatakan, terkait peningkatan curah hujan saat ini, jajaran Koramil Tomohon telah siaga.”Kami terus memantau kondisi ini, jika terjadi bencana, kami selalu siap untuk terjun langsung,” sebut Welang. (tim me)
LOKASI RAWAN TANAH LONGSOR DI TOMOHON :
1. Poros Manado-Tomohon
2. Poros Woloan-Taratara
3. Poros Rurukan-Kumelembuai
4. Poros Kinilow-Kali



































