Foto: Gubernur, Wakil Gubernur dan Bupati naik kendaraan roda tiga menuju Desa Dampulis.
Dondokambey: Nawacita Prioritas Utama Membangun Daerah dari Pinggiran
Akhir april, Presiden Jokowi Kunjungi Talaud
Melonguane, ME
Kunjungan Kerja Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw bersama unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Utara di Kabupaten Kepulauan Talaud, terasa istimewa bagi masyarakat yang ada di daerah ini. Pasalnya selain melakukan pencanangan desa bebas miras di empat desa yakni Desa Musi Satu Kecamatan Lirung, Desa Arangkaa Kecamatan Gemeh, Desa Musi Kecamatan Lirung, Desa Laluhe Kecamatan Nanusa, kunjungan tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat yang menantikan kedatangan Presiden Joko Widodo untuk melihat langsung presiden pilihan warga Indonesia ini.
Gubernur Olly Dondokambey mengatakan, dari kunjungan yang dilakukan ini, muda-mudahan akhir bulan nanti presiden Jokowi akan berkunjung di perbatasan Kabupaten Kepulauan Talaud, sekaligus akan melihat perbatasan di pulau Miangas. "Nanti saya ingatkan kepada bapak Presiden, di Kepres juga pulau Marampit ini sebagai pulau terluar, jadi kalau naik helikopter bisa singga juga di pulau Marampit," ucap Dondokambey, sembari tersenyum dalam sambutannya saat berkunjung di Pulau Marampit, Desa Dampulis, Kecamatan Nanusa.
Lanjut katanya, kunjungan kerja perdana di Pulau Marampit dalam rangka meneruskan kebijakan-kebijakan dari presiden dan wakil presiden dalam mensejahterakan masyarakat melalui program Nawacita. "Saya kira kehadiran kami disini bukan karena di desa ini menang 100 persen OD-SK, tapi memang ini menjadi tugas dan tanggung jawab sebagai pejabat perpanjangan tangan oleh presiden untuk meneruskan kebijakan-kebijakan presiden dan wakil presiden dalam rangka mensejahterakan masyarakat Indonesia. Karena kami berada di Sulut tentunya kami harus mensejahterakan rakyat di Sulawesi Utara," katanya.
Menurut Gunernur, Presiden sudah mencanangkan Nawacita dalam rangka mensejahterakan rakyat. Poin ketiga Nawacita adalah pembangunan saat ini adalah membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam rangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi prioritas utama dari Presiden Joko Widodo.
"Kita tahu persis saat ini program bantuan dana desa meningkat 125 persen dari tahun kemarin. Kalau dulu mungkin hanya dapat 300 juta, kalau tahun ini meningkat rata-rata 500-700 juta setiap desa yang akan dapat bantuan. Dan inilah saya kira apa yang sudah menjadi perhatian presiden dan wakil presiden melalui pemerintah pusat. Saya sebagai pemerintah provinsi tidak lupa melaksanakan hal-hal seperti itu, karena visi dan misi saya dan pak Wakil Gubernur adalah membangun dari pinggiran," ucap Dondokambey.
Oleh karena itu orang nomor satu di Sulut ini mendorong terus pembangunan di daerah perbatasan agar bisa terwujud dibidang ekonomi, berdaulat dalam bidang pemerintahan dan politik demi kemajuan daerah perbatasan.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip mengatakan, kunjungan kerja Gubernur dan Wakil Gubernur merupakan hal yang sangat istimewa dan juga ini menjawab kerinduan seluruh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Talaud khususnya di pulau terluar kecamatan Nanusa di Pulau Marampit.
"Seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud tentunya sangat bersyukur dimana ada agenda besar pemerintahan presiden dan wakil presiden untuk lima tahun kedepan telah menetapkan prioritas ketiga dari Nawacita adalah membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka NKRI. Yang lebih membanggakan lagi bahwa pemerintahan gubernur dan wakil gubernur untuk 2016-2021 yang nantinya kita kerjakan bersama juga telah diikrarkan apa yang sudah kita ketahui yaitu agenda Sulut Hebat, Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (OD-SK)," tuturnya.
Lanjut katanya, salah satu keinginan masyarakat di Pulau Marampit yang juga pulau terluar adalah adanya pemekaran. "Keinginan mereka sudah sejak lama menginginkan Pulau Marampit sebagai kecamatan. Kita berharap bersama ditangan gubernur dan wakil gubernur semua harapan dan masyarakat di Pulau Marampit bisa terjawab, dan tentunya Sulut Hebat dibawah kepemimpinan OD-SK, Talaud juga akan menjadi hebat," ungkapnya.
Bupati pilihan masyarakat Talaud ini pun tetap mendukung dan memantapkan pelaksanaan Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (OD-SK) melalui pencanangan bebas miras di Kabupaten Kepulauan Talaud dalam rangka mengembalikan dan meningkatkan produktifitas masyarakat dalam mewujudkan masyarakat kepulauan Talaud yang makmur dan sejahtera, rukun dan damai.
Dari kunjungan tersebut, Gubernur memberikan bantuan berupa 3 ton beras, 2 unit motor tempel, 10 buah katinting, 10 buah alat pendingin, 1 unit Kapal Longboat, dan uang tunai senilai 10 juta rupiah kepada masing-masing desa di pulau Marampit dan 10 juta rupiah di empat gereja. (tim me)



































