Foto: Saat lomba yel-yel.
Generasi Emas Dukung Penuh Program JMS
Tomohon, ME
Generasi Emas yang adalah para pelajar di Kota Pendidikan dukung program Kejaksaan Agung RI dengan melibatkan diri di setiap agenda launching Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Potensi keahlian ratusan siswa-siswi di Kota Bunga diberdayakan dalam rangkaian kegiatan JMS yang dipusatkan di Aula Sekolah Menengah Atas (SMA) Kristen 1 Tomohon.
Kegiatan yang dimaksud, yakni lomba Duta Adhiyaksa yang digelar hari Kamis (21/4), Pidato di Jumat (22/4) dan Yel-yel pada Sabtu (23/4). Khusu lomba yel-yel, menampilkan kreasi dan karya terbaik, baik dari SMP maupun SMA/SMK se-Kota Tomohon.
Lomba Yel-yel juga mengangkat topik tentang pemberantasan korupsi, narkoba serta kenakalan remaja yang juga erat kaitannya dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional 2016 Provinsi Sulawesi Utara, dipusatkan di Kota Tomohon.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon, Muhammad Noor H.K SH MH mengungkapkan, hasil seleksi 3 terbaik di setiap lomba akan maju di tahap grand final yang diagendakan bersamaan dengan launching program JMS, Selasa (26/4) mendatang di Auditorium Bukit Inspirasi Tomohon. “Launching JMS direncanakan akan menghadirkan sekira 2000 lebih siswa di Kota Tomohon. Unsur Kejati Sulut juga akan hadir dalam perhelatan nanti,” ungkap Noor HK.
”Kegiatan ini dilaksanakan untuk mewujdkan program Nawa CitaPresidenRIyang berlaku se-Indonesia. Juga SK Jaksa Agung RI Nomor KEP-184/A/JA/11/2015 tanggal 18 November 2015 tentang pembentukan Tim JMS Kejaksaan RI,” bebernya.
Kajari Tomohon berharap, hadirnya JMS dapat memberikan pengenalan serta pembinaan hukum sejak dini kepada anak usia sekolah supaya tidak terjerumus dalam tindakan melanggar hukum. “Lomba Yel-yel ini bisa menciptakan karakter generasi muda anti korupsi, narkoba dan kekerasan serta dapat menjadikan jaksa sebagai sahabat siswa dan masyarakat,” tandasnya.
Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman SE Ak mengatakan, ia sangat bersyukur dan menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini dapat menumbuhkan bibit unggul generasi muda yang betul-betul mengerti tentang hukum, khususnya di Kota Tomohon. “Sangat diharapkan, siswa dapat belajar tentang hukum, agar ilmu-ilmu yang diperoleh bisa dijabarkan dalam pelayanan ke masyarakat. Dampak positif dari kegiatan ini, generasi muda di Kota Pendidikan akan semakin cerdas dan sigap dalam bidang hukum serta dapat membawa nama harum Kota Tomohon.
Diketahui, sebagai tim juri dalam lomba-lomba yang dieslenggarakan Kejari Tomohon, yakni para profesional yang telah menekuni bidangnya masing-masing. (hendra mokorowu)



































