Ketua dan Anggota GP Anshor Boltim Mundur


Tutuyan, ME

Chandra Modeong, Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Boltim menyatakan diri mundur dari kepengurusannya. Chandra bersama pengurus lainnya serta ratusan anggota GP Ansor bersedia hengkang sebagai pengurus organisasi dibawah Nahdlatul Ulama (NU) itu.

"Saya dan seluruh pengurus mundur dari pengurus GP Ansor Boltim. Ada 300an anggota GP Ansor yang mengundurkan diri dari kepengurusan," ujar Chandra, di dampingi sekretarisnya Meydi Hamdi Makalunsenge, Selasa (25/06).

Ditanya soal pemicu mundurnya Chandra dan pengurus lainnya dari GP Ansor, dia katakan, ini sebagai buntut kekecewaannya terhadap pengurus di tingkat provinsi.

"Ini bentuk kekecewaan kami bahwa pengurus GP Ansor di provinsi tidak mengamankan kader, anggota atau pengurus di kabupaten Boltim," ketusnya.

Ditengarai, Chandra Cs kecewa akibat salah satu pengurus GP Ansor Boltim yang mencalonkan sebagai anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Boltim, tak direkomendasi oleh pengurus Ansor provinsi.

"Sudah pilihan kami untuk mundur dari pengurus. Apakah kita bertahan (sebagai pengurus) di GP Ansor sementara tidak dihargai," ucap Medi Hamdi Makalunsenge, calon anggota KPU Boltim yang terganjal ke lima besar.

Diketahui, GP Ansor merupakan salah satu Ormas di Boltim yang selama ini cukup berperan aktif di kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan. Chandra baru saja terpilih sebagai ketua GP Ansor Boltim untuk periode kedua lewat musyawarah cabang (Muscab) yang dilaksanakan pada Mei 2013 lalu. Banyak pihak khawatir, mundurnya Chandra dari pengurus GP Ansor Boltim akan mematikan peran Ormas tersebut di daerah itu. (Rahman Igirisa)



Sponsors

Sponsors