Bupati Instruksikan 'Tangka' ASN Yang Bolos Kerja


Amurang, ME

Tanda awas bagi Aparatur Sipil Negera (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel). Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu, mengeluarkan instruksi keras bagi yang sering bolos saat jam kerja.

 

Belakangan ini ASN Minsel memang jadi sorotan lantaran tingkat kehadiran dibawah 50 persen. Selain itu disaat jam kerja, banyak ASN yang berkeliaran alias bolos. Gerakan revolusi mental yang dicanangkan pemerintah daerah beberapa waktu lalu seolah tidak ada perubahan sama sekali.

 

Melihat hal itu, Pemkab akhirnya mengambil langkah tegas. Sebanyak 29 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang kehadiriannya dibawah 50 persen mendapat teguran tertulis. Teguran itu diserahkan langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Danny Rindengan saat apel kerja dilingkungan Pemkab Minsel, Senin (4/4) lalu.

 

"Senin lalu ada beberapa SKPD yang mendapat 'Surat Cinta'. Walaupun dipermasalahkan oleh mereka nda apa-apa torang akan jalan terus. Sidak (inspeksi mendadak) akan terus dilakukan," kata Wakil Bupati (Wabup) Minsel Franky Donny Wongkar saat memberi keterangan kepada wartawan, Minggu (17/4).

 

Wongkar mengungkapkan selama ini dia terus melakukan sidak bersama Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Hal tersebut menurut dia merupakan intruksi langsung dari bupati.

 

"Ibu bupati perintah malah 'Tangka', hal ini sudah disampaikan ke Sekda dan Kepala BKKD. Bila ada yang kedapatan bolos saat jam kerja, ada peringatan tapi kalau sudah ketiga kali kedapatan bolos kerja itu wajib kita amankan," terangnya.

 

Pada prinsipnya dia menjelaskan, pemerintah daerah tetap menjalankan program-program pembangunan dan kemasyarakatan. Disamping itu disiplin kepegawaian tetap akan terus dipacu guna mewujudkan revulosi mental.

 

"Torang pe keyakinan deng ibu bupati, pada waktu tertentu yang torang so pake target. Itu torang pe keinginan disiplin pegawai bekerja dapat tercapai," jelasnya.

 

"Ini saja dari laporan sudah 70-90 persen tingkat kehadirian ASN dari sebelumnya 30-40 persen," tambah Wongkar. (jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors