Hiu Paus Terdampar di Teluk Amurang


Amurang, ME

Warga Kelurahan Pondang, Kecamatan Amurang Timur, Minahasa Selatan (Minsel) dihebohkan dengan kemunculan seekor ikan hiu paus di pesisir pantai wisata Alar. Ikan dengan panjang 5 meter dan bobot mencapai 1,5 ton ditemukan nelayan saat sedang menjaring ikan di teluk Amurang Rabu pagi tadi.

 

Saat terjaring ikan tersebut susah dilepas, oleh nelayan langsung diseret ke bibir pantai kemudian dilepaskan kembali.

 

Penemuan ikan itu langsung menarik perhatian warga sekitar. Banyak warga datang ke lokasi untuk melihat dari dekat hewan yang diketahui tidak berbahaya bagi manusia ini. Banyak dari mereka datang dan mengabadikan momen tersebut.

 

"Hiu tersebut ditemukan sekitar jam 8 pagi. Pertama kali ditemukan oleh nelayan. terjaring di pukat (jaring) mereka," ujar Maxi Tombei pemilik kios makanan pinggir pantai Alar, Rabu (13/4).

 

Dia mengatakan, biasanya para nelayan memang menebar jaring untuk menangkap ikan di lokasi tersebut. Namun tanpa disangka, hiu tutul justru kena jaring.

 

"Kemungkinan dia sedang mencari makanan dan akhirnya masuk jaring nelayan," katanya.

 

Keberadaan ikan pemakan plankton di teluk Amurang ini memang bukan pertama kalinya. Sebelumnya Christin salah satu warga setempat juga menuturkan, pada bulan Maret lalu juga pernah terlihat ada dua ikan jenis yang sama sedang bermain diperairan itu.

 

"Kemunculan hewan tersebut waktu itu memang sempat mengagetkan warga yang sedang berenang. Mungkin teluk Amurang menjadi tempat bermainnya hiu paus," tuturnya.

 

"Ini fenomena jarang terjadi, dan hewan ini patut dijaga," tambah Christin.(jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors