Serapan Anggaran Triwulan Pertama Minim, Bupati Ingatkan Kepala SKPD


Amurang, ME

Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu mengevaluasi serapan anggaran seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Evaluasi dilakukan untuk melihat sejauh mana SKPD dalam pemanfaatan anggarannya di triwulan pertama  (Januari-Maret) tahun anggaran 2016.

Hasil evaluasi, penggunaan anggaran triwulan pertama masih sangat minim. Untuk itu dia mengingatkan seluruh pimpinan SKPD. Meski hanya sekedar peringatan biasa, namun dia  menyatakan bakal menjadikan hal itu sebagai salah satu bahan evaluasi penempatan posisi setiap pejabat.


"Persoalan serapan anggaran harus diperhatikan secara bersama. Seharusnya trendnya berjalan stabil dari triwulan pertama sampai empat. Jangan sampai itu meningkat tajam diakhir tahun anggaran," ujar Tetty sapaan akrab bupati.


Dia menegaskan, setiap pejabat pimpinan SKPD wajib menggenjot serapan anggaran yang digelontorkan dalam APBD tahun berjalan. Pasalnya, nilai yang tercantum dalam draf tersebut berdasarkan rencana kerja dan anggaran yang disusun oleh SKPD.


"Ini sesuai permintaan setiap pimpinan SKPD. Maka sudah seharusnya serapan anggarannya digenjot secara maksimal, supaya apa yang direncanakan benar-benar berjalan dengan baik termasuk penggunaan anggarannya," tegas Tetty.


Terpisah, Kabag Humas dan Protokoler sekaligus juru bicara Pemkab Minsel Frangky Mamangkey menyebut, persoalan serapan anggaran setiap tahunnya selalu menjadi perhatian pimpinan daerah. Karenanya berbagai penegasan terkait hal itu sering disampaikan dalam berbagai kesempatan.


"Karena itu adalah salah satu gambaran suksesnya tugas pemerintahan. Makanya setiap saat yang namanya serapan anggaran dan PAD selalu menjadi penegasan ibu bupati," ujar Mamangkey.


Meski demikian, mantan Kabag Organisasi Tatalaksana (Ortal) itu menambahkan, diawal tahun anggaran seperti ini, lambatnya serapan anggaran menjadi hal biasa karena proses tender proyek fisik maupun pengadaan di sejumlah SKPD sedang dipersiapkan. Jumlahnya akan meningkat signifikan di saat memasuki triwulan dua dan tiga.


"Tapi alangkah baiknya jika setiap triwulannya, progress serapan anggaran bisa berjalan stabil. Makanya setiap SKPD perlu memperhatikan hal ini dan menjadikan bahan evaluasi agar kedepannya tidak lagi seperti ini," tandasnya. (jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors