Foto: Denny Wowiling.
Dewo Siap Mundur Dari Kursi DPRD
Dituding Intervensi Seleksi Balon Hukum Tua
Airmadidi, ME
Tak puas dengan hasil tes tertulis bakal calon (Balon) Hukum Tua di 10 Desa yang dilaksanakan tim seleksi dari akademisi, ratusan pendukung Balon Hukum Tua, menduduki kantor DPRD Minut.
Gugurnya 23 dari 73 Balon Hukum Tua yang tersebar di 10 Desa tersebut, jadi pemicu. Seleksi tertulis yang digelar Kamis (7/4) lalu, menimbulkan kecurigaan karena dinilai tidak transparan.
Dalam demo itu, pendukung Balon Kumtua yang tak lolos seleksi tulis ini menyasar nama wakil pimpinan DPRD Minut, Denny Wowiling. Sosok ini diduga ikut mengintervensi hasil tes tulis Balon Kumtua sehingga hasilnya diduga tidak sesuai dengan hasil tes.
"Ada oknum pimpinan anggota dewan yang mengintervensi hasil tes Balon Kumtua. Kami minta ini diungkap dan dibuktikan karena hasil yang diumumkan tim sudah tak transparan lagi karena tidak diumumkan saat hari tes tulis selesai," tutur sejumlah pendemo di ruang paripurna DPRD Minut.
Menanggapai hal ini, Wakil Ketua DPRD Denny Wowiling menantang pendemo untuk membuktikan tudingan atas dirinya terkait intervensi terhadap hasil seleksi Balon Kumtua.
"Rekam dan catat kata-kata saya. Jika nanti terbukti saya melakukan intervensi dalam hasil tes tulis Kumtua yang dilaksanakan pansel kabupaten, saya siap mundur sebagai pimpinan DPRD dan anggota dewan Minut. Dan masalah ini juga akan saya laporkan ke Polres Minut untuk ditindaklanjuti," tegas Dewo di hadapan pendemo dan Ketua DPRD Berty Kapojos serta sejumlah legislator yang menerima pendemo, antara lain Stendy Rondonuwu, Lucky Kiolol dan Edwin Nelwan. (tim me)



































