Belum Ada Lahan, Pembangunan BLK Minsel Terhambat


Amurang, ME

Rencana pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) sampai saat ini belum jelas. Kepala Dinas Tenaga Kerja Sosial dan Transmingrasi (Disnakersostrans) Minsel, Jeffry Prang, belum bisa memastikan kapan proses pembangunan BLK tersebut.

Hal tersebut terkendala karena belum tersedianya lahan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk pembangunan BLK.

"Persoalanya kami belum memiliki lahan untuk membangun BLK. Saat ini Pemkab sedang berupaya untuk mencari lahan," ujar Prang kepada Manado Express. 

Prang, menyatakan, pembangunan BLK terhambat karena belum tersedianya lahan. "Dananya sudah ada. Sebenarnya pembangunan BLK sudah bisa dilaksanakan kalau saja lahannya sudah ada," terangnya.

Ia mengatakan, untuk pembangunan BLK tersebut dibutuhkan sekitar 3,5 hektar. "Dulu sempat ada lahan. Namun lahan tersebut bermasalah," katanya.

Menurutnya, pembangunan BLK tersebut, sudah direncanakan beberapa tahun yang lalu. Namun sampai sekarang belum terealisasi. Ia berharap, ketika Minsel memiliki BLK, bisa membantu masyarakat dalam hal ketersediaan tempat kursus dan membuka kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan.

"Keberadaan BLK sebenarnya sangat penting, karena dapat memberikan kesempatan kepada pencari kerja untuk bisa kurus, sesuai dengan minat dan keinginannya," jelas Prang. (Jerry Sumarauw)



Sponsors

Sponsors