Foto: Saat pertemuan.
Produser Film Nasional Lirik Kota Tomohon
Tomohon, ME
Magnet Kota Lima Dimensi menggaet banyak pengunjung untuk datang dan berwisata. Tak luput juga para produser film nasional melirik dan tertarik menjadikan Kota Sejuk sebagai lokasi syuting utama film layer lebar 'Senjakala di Manado'. Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak (JFE) didampingi Wakil Walikota Tomohon, Syerly A Sompotan (SAS) mengatakan, rencana Syuting film layar lebar “Senjakala Di Manado” di sejumlah lokasi obyek wisata Kota Bunga merupakan pilihan yang tepat.
“Kota Tomohon memiliki ragam obyek wisata yang terkenal dan telah mendunia. Rencana tersebut otomatis dapat mendorong promosi iven Tomohon International Flower Festival (TIFF) yang dilaksanakan setiap tahun. Hal ini tentu menjadi kebanggan bagi pemerintah dan seluruh masyarakat Kota Tomohon,” sebut Eman saat bertemu dengan tim produser film.
Selanjutnya, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Ronni Lumowa SSos MSi mengatakan, selain obyek-obyek wisata, di dalam film layar lebar ini akan melibatkan JFE dan SAS. “Pembuatan film ini juga bakal melibatkan potensi-potensi anak muda yang ada di Kota Wisata. Rencananya, digaungkan dalam launching TIFF 2016 diJakarta,” papar Lumowa di ruang kerja Walikota.
Dikabarkan, pembuatan film produksi Marapati Production (MP) ini akan dikemas dalam bahasa Malayu Manado dan mengangkat spirit Aku Cinta Indonesia. Film ini juga akan mempromosikan Kota Tomohon melalui pengambilan gambar di obyek-obyek wisata, yakni Danau Linou, Panorama Gunung Lokon, Taman Bunga, Kendaraan Hias dan Sekolah-sekolah. Direncanakan menampilkan artis-artis Kawanua, seperti Mikha Tambayong, Fero Walakandou, Rima Melati dan Remmy Sylado serta Ray Sahetapy. Produksi film di bawah arahan director Deni Pusung, Rahabi Mandra, Kevin Anderson, Executive Produser MP, Silvie Monding, Konsultan, Dr Eleonora Moniung SH MH, Lidya Sianipar. (hendra mokorowu)



































