Foto: AKBP David Lembang.(foto: ist)
4 Pelajar SMP Terbukti Gunakan Lem Ehabond
Tondano, ME
4 orang siswa SMP di Tondano, berhasil diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Minahasa, tadi pagi. Usai diberi pembinaan, keempatnya diserahkan ke Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Minahasa.
Menurut Kepala BNK Minahasa, AKBP David Lembang, berdasarkan dari pantauan raut muka serta aroma dari mulut para pelajar tersebut, serta bukti bercak lem di pakaian, sudah bisa dibuktikan para siswa tersebut menghirup lem ehabond. "Bahkan saat dilakukan interogasi, para siswa ini mengakui telah mengunakan lem ehabond yang dibelinya di salah satu toko bangunan di Kota Tondano," ungkapnya.
Saat ini keempat pelajar masih berada di kantor Badan Narkotika Minahasa untuk diberikan pembinaan.
Menurut Kepala BNK Minahasa, pengunaan lem ehabond marak beredar di wilayah Minahasa. Dirinya berharap, para pedangang bisa lebih selektif lagi dalam menjual lem ehabond, terlibih pada kalangan pelajar. Mengingat maraknya penyalah gunaan dari lem tersebut.
Lembang menambahkan, pengunaan lem ehabond dengan cara menghirup berdampak pada rusaknya jaringan saraf di bagian otak yang bisa menurunkan semangat belajar, menurunkan daya pikir siswa yang juga berdampak pada menurunkan nafsu makan.
"Ini merusak para siswa. Bisa mendorong meningkatnya tingkat agresifitas dari para penguna lem tersebut," jelasnya. (kelly korengkeng)



































