Dana Modal 20 Miliar Untuk PDAM Harus Diawasi DPRD
Rawan Penyimpangan
Bitung, ME
Dengan resminya penggunaan anggaran bantuan modal untuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sebesar 20 Miliar, membuat sejumlah elemen masyarakat Kota Bitung meminta agar setiap pihak terkait untuk mengawasi, penyaluran dana bantuan karena di indikasi rawan penyimpangan.
"Hal ini bisa saja memicu adanya penyimpan karena modal yang akan di serahkan secara bertahap mencapai 20 miliar, tentu saja membuat sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab, bisa gelap mata, "tegas Berty Lumempouw salah satu aktivis kota Bitung.
Dilanjutkannya, seharusnya DPRD harus melihat tingkat pendapatan dari PDAM, yang terus menerus merugi. "Masyarakat harus tahu sampai di mana dana tersebut, dapat di gunakan dengan benar demi kepentingan warga Kota Bitung karena selama ini sejumlah warga harus merogoh kocek untuk membeli air galian bawa tanah, “tandas Lumempouw.
Sementara itυ salah satu pihak Dewan, Maurits Mantiri, menjelaskan kalau dana modal bantuan ini akan terus di awasi penggunaannya. "Dana ini kan akan diserahkan secara bertahap dan jelas setiap penggunaannya akan tetap diawasi" ujar Mantiri.
Pihak PDAM sendiri sampai berita ini di turunkan belum dapat di hubungi. (Alwin Raranta)
Foto : Aktivis Kota Bitung, Berty Lumempouw



































