Warga Tondano Teteskan Airmata

Saksikan Jalan Salib


Tondano, ME

Prosesi jalan salib atau via dolorosa jemaat GMIM Riedel Wawalintouan Wilayah Tondano 2 berjalan hikmat. Kegiatan ini diawali dengan ibadah yang dipimpin Ketua BPMJ Pdt. Sance Tangel Tombeg, kemudian dilanjutkan dengan prosesi jalan salib yang menceritakan perjalanan Yesus Kristus mulai dari Yesus dihadapkan kepada Pilatus sampai pada penyaliban dan kebangkitan-Nya.

 

Prosesi jalan salib yang diikuti ratusan jemaat Riedel yang terdiri dari 16 kolom ini, berlangsung hikmat. Beberapa warga yang menyaksikan prosesi jalan salib ini terlihat meneteskan air mata saat Yesus Kristus dipukuli para pengawal dan disaat Yesus beberapa kali terjatuh akibat pukulan dan tendangan para prajurit Romawi yang perankan oleh anggota jemaat.

 

Prosesi jalan salib ini finish di lokasi gedung gereja GMIM Riedel dengan adengan penyaliban Yesus, kematian Yesus dan kebangkitan Yesus.

 

Ketua BPMJ Riedel, Pdt Sance Tangel Tobeg mengatakan, kegiatan itu dilakukan untuk menghayati pengorbanan Yesus. "Kami melaksanakan pawai Jalan Salib ini untuk memperingati akan pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib, demi menebus dosa manusia, termasuk penderitaan yang dialami-Nya sebelum disalibkan,” terangnya.

 

Prosesi Jalan Salib ini mendapat pengawalan khusus dari aparat kepolisian Satuan Lalu Lintas Polres Minahasa.

 

Sementara itu, Ketua Panitia Hari Raya Gereja Jemaat GMIM Riedel, Enrico Parengkuan mengungkapkan permohonan maaf kepada para penguna jalan yang sempat tersendat saat prosesi jalan salib kali ini. (kelly korengkeng)



Sponsors

Sponsors