Pedagang Sudah Menaikkan Harga Sembako Secara Sepihak
Dampak Kenaikkan Harga BBM
Manado, ME
Pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara - Perubahan (APBN-P) tahun 2013 sudah di setujui DPR pusat, tapi pemerintah juga belum secara tegas mengumumkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), dampaknya masyarakat kecil yang ketar-ketir menunggu jawaban dari pemerintah.
Sejauh ini, masyarakat menunggu hasil terakhir dari pemerintah (Finishing polecy) kapan dan berapakah harga baru BBM yang akan dinaikan.
Dari hasil pantauan Manado Express di pasar tradisional Karombasan Manado, para pedagang secara sepihak sudah menaikan Harga Bahan Pokok (HBP).
Semisalnya, minyak kelapa yang biasanya perkilogram Rp 11.000 kini naik menjadi Rp 12,000, begitu juga dengan gula pasir perkilogramnya Rp 13.000 naik menjadi Rp 15,000, harga Beras yang biasanya Rp 8,000 menjadi Rp 9,000.
Begitu juga dengan penyedia jasa seperti gilingan tepung yang menggunakan BBM, sudah menaikan harga ongkos menggiling berasnya yang dulu perliter Rp 1000 kini naik Rp 1500.
Hal ini dipicu karena rencana pemerintah yang sudah mengesahkan kenaikan BBM.
Hal senada datang dari aktivis, Kenny Rungkat. Dia mengatakan ini harus ditangani dengan serius bagi pemerintah agar supaya tak ada pedagang yang nakal dan pemerintah memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, jelas Rungkat.
Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan Sulawesi Utara, Sanny Parengkuan, saat akan dikonfirmasi via telepon untuk dimintai tanggapan, telepon beliau tidak aktif. (Kenny Tulangow)
Foto : Ilustrasi



































