Ancam Boikot Buruh Luar, Ini Kata Kepala Proyek BP2IP
Amurang, ME
Warga Desa Tawaang Raya, Kecamatan Tenga mengeluarkan ancaman akan memboikot tenaga kerja luar yang bekerja di proyek pembangunan sekolah Balai Pendidikan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP). Ancaman ini disampaikan warga saat melakukan unjuk rasa meminta pimpinan proyek membayar upah kerja mereka.
"Terkait boikot nanti akan dibicarakan dilapangan karena saya juga kerja mau jalan terus nggak bisa berhenti," kata Yohanes kepala proyek BP2IP, saat memberi keterangan kepada wartawan.
Dia juga menegaskan tidak akan bertanggungjawab atas upah gaji para buruh lokal yang belum dibayarkan. Dia menjelaskan selama ini pihaknya sudah melaksanakan kewajibannya, dimana untuk pembayaran sudah diserahkan ke subkon (sub kontraktor).
"Kalau dibayar kan bukan tanggungjawab saya, itu komban subkon. Yang berhutang kan bukan saya jadi bukan sayalah yang bayar, ada subkon yang bayar, dan itu bisa dibuktikan dengan bukti kontrak," jelasnya.
Semetara itu terkait masalah buruh luar daerah yang sampai saat ini belum melapor, dia mengatakan akan segera berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos).
"Ok! Ini nanti saya akan laporkan sekarang ke Dinas," tukasnya. (jerry sumarauw)



































