Foto: Suasana demo investor Net In.
Kapolresta Jamin Uang Partner dan Investor Aman
Manado, ME
Puluhan partner dan investor CV Net Invest (Net In) melakukan demo, Senin (21/03). Demo yang diawali dari Kantor DPRD Provinsi Sulut sampai ke Polda Sulut berlangsung aman. Aparat kepolisian pun tampak menjaga ketat jalannya demo tersebut.
Dengan menggunakan spanduk serta pengeras suara, mereka berteriak meminta agar uang yang ditahan Polresta Manado segera dikembalikan.
"Itu uang rakyat, itu uang hasil keringat rakyat hasil suar lelah kami. Buka rekening Focksy dan Mitha yang diblokir," Ucap para pendemo.
Saat berada di Polda Sulut, mereka meminta agar bisa berhadapan langsung dengan Kapolda Brigjen Pol Wilmar Marpaung. Kapolda yang saat itu tak berada di tempat, digantikan langsung oleh Kapolresta Manado Kombes Pol Rio Permana Mandagi.
Enam orang perwakilan Partner masuk menemui Kapolresta. Pertemuan yang dilakukan di Polda Sulut berlangsung dengan teratur. Kapolresta pun mendengar keluhan para Partner yang meminta uang segera dikembalikan dan kasus segera diselesaikan.
Mendengar keinginan para Partner Kapolresta pun mengaku sedih. "Saya juga tak mau kasus ini berlarut-larut, saya juga sedih banyak saudara saya diantara kalian (Partner Net In) cuman selama ini tidak saya sampaikan. Berhubung dalam forum maka saya katakan pada kalian," ujar Mandagi kepada perwakilan Partner.
Dirinya menambahkan kasus Net Invest ini akan terus berjalan, dan saat ini tersangka atas nama Syallomita dan Focksy Rapar menjadi Daftar Pecarian Orang (DPO) oleh kepolisian.
Dakuinya, kasus ini sudah di P-21 tinggal menunggu tersangka yang saat ini tengah diburu Polisi. Pihaknya menjamin dana milik nasabah itu tetap aman. “Saya menjamin dana tersebut aman, saya pertaruhkan jabatan pangkat saya, kalau uang tersebut keluar tanpa sepengetahuan saya," Kunci Mandagi. (Rhendi Umar)



































