Foto: Salihi Mokodongan/Yanny Tuuk.
Masyarakat Support ‘BERSATU’
Lolak, ME
Meski Pemilihan Bupati (Pilbup) baru akan dilaksanakan pada tahun mendatang, namun pertarungan mendapatkan kekuasaan tertinggi di Kabupaten Bolmong ini sudah dimulai.
Buktinya, sejumlah figur yang bakal meramaikan pesta demokrasi lima tahunan sekali itu, mulai menampakkan diri di berbagai acara maupun kegiatan kemasyarakatan. Menariknya, signal positif bersatunya Bupati Bolmong Hi Salihi Mokodongan dan Wakil Yanny Ronny Tuuk STh MM, untuk maju kembali di Pilbup 2017, kian mengemuka.
Informasi yang dihimpun, kedua figur yang merupakan perwakilan dari wilayah Pantai Utara (Pantura) dan Dumoga ini, akan berpasangan kembali dalam Pilbup 2017 nanti. Sumber media ini menyebutkan baik Salihi dan Yanny makin intens mengadakan pertemuan. “Ya, kemungkinan kedua figur tersebut akan berpasangan kembali. Pastinya keduanya terlebih dahulu akan menandatangani kontrak politik,” ungkap Sumber.
Isu bersatunya kembali pasangan hoki tersebut mendapat respon positif dari masyarakat dan birokrat di Pemkab Bolmong. Tokoh Pemuda Lolak Supandri Damogalad mengatakan kedua figur tersebut sudah teruji dalam menjalankan pemerintahan. “Berbagai pembangunan yang telah dilaksanakan. Bahkan saat ini sudah dirasakan masyarakat Bolmong,” ujarnya.
Menurutnya, Bersatu (bersama Salihi dan Tuuk) merupakan pasangan ideal. Katanya, kinerja dan figur kedua petinggi pemerintahan tersebut sudah mendapatkan tempat di hati masyarakat. “Kedua figur tersebut pastinya akan melenggang mulus saat Pilbup nanti,” terang Damogalad.
Untuk kalangan Birokrat di Pemkab Bolmong pun, nampaknya lebih memilih pasangan Bersatu ini untuk kali kedua menahkodai Kabupaten Bolmong. “Bupati dan Wabup merupakan figur pemimpin terbaik yang pernah memimpin Bolmong. Buktinya hingga menjelang akhir periode Salihi-Yanny tetap solid menjalankan pemerintahan,” ungkap salah satu birokrat di Kantor Sekretariat Daerah yang meminta namanya tidak ditulis.
Sementara itu, Wakil Bupati saat dikonfirmasi tidak membantah hal tersebut. Menurut Ketua DPC PDIP Bolmong ini, dalam politik semua kemungkinan bisa terjadi. Namun kata Yanny, semua prosedur tergantung keputusan partai. “Saya adalah petugas partai. Untuk itu, sebagai kader harus mengikuti dan loyal terhadap kebijakan dan keputusan partai,” tandas Yanny. (endar yahya)



































