Team Manguni Banyak Dapat Laporan KJ di FB


Manado, ME

Grup Sosial Media Facebook (FB) Manguni Team 123, mendapatan banyak apresiasi dari kalangan masyarakat Bumi Nyiur Melambai. Banyak kasus kriminalitas yang telah ditindaki Tim Elit Resmob Manguni, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum),  Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) ini. Namun, tim yang dikooordinir langsung Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sulut, Kombes Pol Pitra Ratulangi itu, juga banyak mendapat laporan kurang jelas (KJ).

Hal ini dikeluhkan salah satu anggota tim bergambar burung khas Minahasa ini. Dia mengaku banyak laporan dari masyarakat tidaklah akurat. Contohnya, kasus belum lama ini tentang laporan warga soal seorang gadis yang dibawah lari pengendara mikro yang diposting di Grup FB Manguni 123.

Tidak hanya itu, postingannya juga beredar luas di Media Sosial (Medsos) lainnya sehingga mendapat perhatian publik. Dalam isi postingan itu tertulis, mobil mikro jelas dengan nomor platnya, sengaja mengeraskan suara speaker mobil agar teriakan wanita tersebut tak didengar warga, saat melintas di jalan Ring Road Tomohon ke arah Kota Tondano.

Tidak berselang lama, kembali ada postingan, bahwa sang pelaku telah ditangkap beserta mikronya oleh Tim Paniki Polresta Manado di Desa Kembes, Kecamatan Tombulu, Minahasa. Setelah dikonfirmasi, Tim Paniki pun mengira Tim Manguni yang berhasil tangkap sang pelaku.

“Saat itu, pak Dirreskrimum langsung memerintahkan untuk melidik laporan tersebut. Saya bersama tiga anggota lainnya langsung menuju ke Kota Tondano, namun nihil. Pencarian dilanjutkan ke Kembes, Kecamatan Tombulu, juga nihil. Kami juga menyisir beberapa tempat tapi tak ketemu juga,” ungkap salah seorang Personel Tim Manguni ini, di Mapolda Sulut.

Tidak hanya itu, dia juga mengaku masih banyak lagi kasus yang membuat mereka harus bersusah payah mencari tapi informasi yang lagi-lagi kurang jelas.

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Sulut, AKBP Wilson Damanik mengatakan, masyarakat jangan salah dalam memberikan informasi. “Berikanlah informasi yang jelas supaya nanti para pelaku kriminal memang benar-benar ditindak dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.(tim me)



Sponsors

Sponsors