Kalalo: Calon Siswa Tidak Dibebankan
Tumpaan, ME
Terkait Biaya Rp.400 Ribu yang dibebankan panitia pelaksanaan Penerimaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPPDB), yang dilakukan SMK N 1 Tumpaan, Kepala Sekolah, Dra. Moontje Kalalo mengatakan, pihak sekolah tidak membebankan siswa untuk membayar biaya masuk sekolah.
Ia menjelaskan, dalam proses PPPDB, tidak ada biaya pendaftaran. Pihak sekolah bekerjasama dengan bisnis center untuk menyediakan atribut sekolah, diantaranya, seragam batik sekolah, Seragam Olah raga 1 pasang, topi, dasi, kaos kaki, meterai dan pas foto. Selain itu ada juga pemeriksaan kesehatan dan asuransi perlindungan kecelakaan.
"Pendaftaran gratis. Pihak sekolah tidak membebankan kepada calon siswa. Semua itu disediakan oleh Bisnis Center dan sekolah hanya membijaki. Semua atribut sekolah dan pemeriksaan kesehatan serta asuransi perlindungan kecelakaan semua anggarannya bila di total menjadi Rp.400 Ribu," jelas Kalalo kepada Manado Express Kamis (20/06).
Lebih lanjut Ia mengatakan, biaya atribut sekolah dan pemeriksaan kesehatan serta asuransi perlindungan kecelakaan pembayarannya bisa dicicil. Bisnis center sebagai pengelola tidak memaksakan orang tua murid untuk langsung melunasi.
"Atribut sekolah itu merupakan identitas sekolah, karena di situ ada nama sekolah. Sekolah sama sekali tidak membebankan orang tua calon siswa harus membeli atribut sekolah," tandasnya.
Kalalo menambahkan, khusus siswa yang tidak mampu, pihak sekolah memberikan kesempatan yang seluas-luasnya. Namun harus ada surat keterangan dari hukum tua/lurah yang menyatakan bahwa calon siswa tersebut dari keluarga miskin.
"Dalam PPPDB ini, ada kebijakan sekolah bagi calon siswa yang kurang mampu. Asalkan ada surat pengantar dari hukum tua/lurah," ujar Kalalo. (Jerry Sumarauw)



































