Foto: Kombes Pol Edy Djubaedi.(Ist)
Polda Bekuk 3 Polisi 'Pemburu' Narkoba
Kotamobagu, ME
Tim Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut), kembali menunjukan taringnya dalam memberantas jaringan narkoba di wilayah nyiur melambai. Buktinya, Rabu (16/3), tim yang dipimpin langsung oleh Kombes Pol Edy Djubaedi, berhasil menangkap tiga oknum anggota Polres Bolmong.
Tiga personil Korps Bhayangkara itu masing-masing berinisial Aiptu AH, Bripka JU dan Brigadir GT. Ketiganya diduga sebagai pemakai barang haram tersebut.
Informasi yang diterima, ketiga oknum anggota Polres Bolmong itu ditangkap terpisah. Awalnya, Aiptu AH memesan barang haram tersebut dari luar daerah dan dikrimkan melalui JNE. Tak berselang lama setelah Aiptu AH mengambil pesanannya, Tim Narkoba Polda Sulut langsung menangkapnya. Tak sampai di situ, Tim Narkoba Polda Sulut melakukan pengembangan di tempat. Alhasil, dua rekan Aiptu AH, yakni Bripka JU dan Brigadir GT, turut diamankan.
Sumber media ini menjelaskan, ketiga oknum itu merupakan anggota Reserse Narkoba Polres Bolmong. Usai diamankan, ketiganya langsung diamankan di Polda Sulut. “Ia benar, tiga anggota itu diamankan di Polda Sulut. Kalau tidak salah barang bukti yang diamankan hanya satu paket,” kata sumber.
Ketua Lembaga Ilmu Penelitian Hukum Bolmong, Sofyanto, saat dimintai tanggapan mengatakan, sepak terjang dari Reserse Narkoba Polda Sulut patut diacungi jempol. Selang triwulan pertama di 2016 ini, Polda Sulut berhasil menangkap para tersangka narkoba di wilayah hukum Polres Bolmong yang tersebar di lima Kabupaten dan satu Kota.
“Sudah berapa kali kan mereka (Polda Sulut) menangkap para tersangka narkoba di Bolmong raya. Nah, itu menjadi catatan tersendiri bagi Kapolres Bolmong. Bisa diartikan jajaran Polres Bolmong lemah dalam pengawasan peredaran barang haram tersebut. Saya sangat mensuport sepak terjang Dir Narkoba Polda Sulut, Kombes Pol Edy Jubaidi, atas keberhasilannya,” tandas Sofyanto.
Sementara itu, Kapolres Bolmong, AKBP William Simanjuntak SIK, melalui Kasubag Humas, AKP Saiful Tamu, saat dihubungi masih menemui jalan buntu. Berapa kali dihubungi via telepon seluler Kasubag Humas, nomornya dalam keadaan tidak aktif. (endar yahya)



































