Foto: Pencetakan sawah baru di Desa Mopolo Esa.
Dua Minggu Kerja, TNI Cetak 15 Hektar Sawah Baru
Amurang, ME
Pemerintah pusat lewat Kementerian Pertanian terus berupaya menambah areal persawahan di Indonesia. Tujuannya adalah untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi. Lewat program pencetakan sawah baru, pemerintah bekerjasama dengan TNI kini tengah mewujudkannya.
Untuk Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) sudah menetukan lokasi yang telah dimasukan dalam survei investigasi dan desain (SID). Pencetakan sawah baru kini telah berjalan selama tiga minggu. Selang dua minggu, TNI berhasil mencetak 15 hektar sawah baru di Desa Mopolo Esa Kecamatan Ranoyapo.
"Untuk Proses pencetakan sawah dimulai dengan clearing atau pembersihan lokasi dan leveling yakni tahap pencetakan," kata pengawas lapangan Sersan Kepala (Serka) Bambang Rudiansyah, saat memberi keterangan di Kantor Distanak Minsel, Selasa (15/3).
Dalam melakukan pekerjaan, dia mengatakan selalu melakukan koordinasi dengan pusat dan pemerintah daerah.
"Berapa hektar yang kita cetak setiap hari kita laporkan ke pusat dan daerah. Mudah-mudahan target 100 hektar untuk Minsel selesai bulan Juni. Semua proses mulai dari pencetakan lahan, penanaman hingga panen akan kita kawal terus," terangnya.
Secara terpisah, bagian teknis pencetakan sawah Distanak Minsel, Augus Sumajow mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam kepemimpinan Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu mendukung penuh program ini. Hal ini dibuktikan dengan dibentuknya tim teknis untuk menanggani program tersebut.
"Ini semua untuk menunjang program Presiden Jokowi dalam rangka meningkatkan swasembada beras menuju kedaulatan pangan," tukasnya. (jerry sumarauw)



































