Aktivitas ‘Predator’ Picu Ekonomi Pengusaha Kecil Merosot


Tomohon, ME

Operasi ‘Predator’ usaha kecil menengah ini tuai keluhan dari para pengusaha kecil di Kota Bunga. Perkaranya, menjamurnya benalu raksasa ini menyebabkan terpuruknya perekonomian pengusaha lokal tertutama pedagang kecil. Pemerintah Kota Tomohon menghentikan pendiriaan toko Alfa Mart dan Indo Mart.
 

Asisten Ekonomni dan Pembangunan, Ronni Lumowa SSos MSi mengatakan, penghentian pembangunan toko Alfa/Indo Mart  karena salah satunya telah beroperasi tanpa ijin. Didapati, ada juga yang sementara mendirikan bangunan tetapi belum punya Ijin.
 

“Pemberhentian ini juga karena sudah ada keluhan dari masayarakat pengusaha kecil yang keberadaannya semakin terpuruk akibat hadirnya Alfa/Indo Mart,” kata Lumowa.

 
“Tentu Pemerintah Kota (Pemkot) akan berpihak kepada pengusaha kecil. Meskipun tak tak bisa dipungkiri, kehadiran toko-toko tersebut telah membuka lapangan kerja bagi sebagian warga Tomohon,” tambahnya

 
Lumowa menegaskan, semuanya harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Persoalan ini harus ditindaklanjuti dan diperhatikan oleh pengembang Alfa/Indo Mart.

 
Dikabarkan, Pemkot Tomohon terbuka bagi setiap investor yang ingin berusaha dan menanamkan modalnya. Tetapi, harus patuh dan taat pada aturan yang berlaku di Kota Tomohon. Baik sesuai dengan Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Daerah dan Peraturan Walikota, Ijin Mendirikan Bangunan dan aturan lainnya.

 
Diketahui, Alfa/Indo Mart telah menyebar di Kota Tomohon dengan per kecamatan sebagai berikut. Kecamatan Tomohon Utara ada 6 unit. Tomohon Selatan, 3 unit. Tomohon Tengah, 3 unit. Tomohon Barat dan Timur masing-masing 1 unit. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors